Pemkab Tubaba bersama Kantor Imigrasi Gelar Rapat Timpora

TULANGBAWANG BARAT-Kantor Imigrasi Kelas ll Non TPI Kotabumi bersama Pemerintah Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) menggelar rapat koordinasi timp pengawas orang asing (Timpora) Di Ruang Pertemuan Kedai Kopi & Resto Tasya JI. Lintas Sumatera, Dwi Warga Tunggal Jaya Kecamatan Banjar Agung, Kabupaten Tulang Bawang (Tuba). Selasa (4/6/2024).

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kota Bumi, didampingi Kasi Inteldakim, Irwansyah mengatakan , Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) adalah tim yang terdiri dari instansi dan/atau lembaga pemerintah yang mempunyai tugas dan fungsi terkait dengan keberadaan dan kegiatan Orang Asing sesuai dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.Pasal 69 ayat (1) Undang-Undang No. 6 tahun 2011 tentang Keimigrasian, mengamanatkan agar pengawasan terhadap orang asing dilakukan secara terkoordinir antar lintas instansi pemerintah yang terkait dengan permasalahan orang asing, melalui Pembentukan Tim Pengawasan Orang Asing (Ti) baik di tingkat pusat maupun di daerah.

Ia menjelaskan , Timpora tingkat daerah terdiri atas Timpora tingkat provinsi hingga kecamatan.

” Timpora diharapkan menjadi sarana dan wadah bagi kita bersama untuk saling bertukar informasi dan pengetahuan, memberikan saran dan pertimbangan untuk dapat kita jadikan solusi bersama didalam menangani permasalahan orang asing,” kata dia.

Menurutnya, banyak faktor penyebab datangnya orang asing ke Wilayah Indonesia, yaitu ada yang datang sebagai Investor, Tenaga Kerja Asing (TKA), kunjungan keluarga, wisata, bisnis, dan sebagainya, yang harus kita waspadai adalah adanya tumpangan kepentingannya yang berpotensi terjadinya pelanggaran keimigrasian dan kejahatan seperti narkoba, terorisme, people smugling, cyber-crime, skimming, penyalahgunaan izin tinggal, dsb.

” Hal tersebut diatas harus bisa diantisipasi oleh setiap instansi terkait atas dampak dari kedatangan orang asing, dimana dalam rangka melindungi kepentingan nasional hanya orang asing yang bermanfaat, tidak membahayakan keamanan dan ketertiban umum, tidak memusuhi negara Republik Indonesia serta tunduk pada hukum yang berlaku,” kata dia.

 

Sementara itu, Plt.Kaban Kesbangpol kabupaten Tubaba, Mubaraq Daud mengatakan, tentunya anggota Timpora Kabupaten Tubaba telah mengetahui dan memahami tugas dan fungsi tersebut.

” Kita harus betul-betul mengetahui keberadaan orang asing di wilayah kita, Tubaba, mesti diketahui dan dipastikan tujuannya, apakah membahayakan ketertiban umum, apakah melaksanakan transaksi ilegal, apakah yang bersangkutan sudah tertib administrasi, dan hal-hal lain yang perlu menjadi fokus kita dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” kata Mubaraq.

Ia menghimbau kepada Timpora untuk senantiasa mengetahui data akurat orang asing yang berada di wilayah Kabupaten Tubaba.

Oleh karena itu, kerjasama dan koordinasi secara berjenjang dari tingkat desa hingga tingkat kabupaten harus senantiasa dilakukan, agar tersedia data yang update dan lengkap dan sampai dengan saat ini masih terdapat permasalahan yang melibatkan orang asing, dalam bidang administrasi keimigrasian.

” Misalnya tidak memberikan keterangan yang diperlukan mengenai identitas diri dan/atau keluarganya, tidak melaporkan setiap perubahan status sipil, kewarganegaraan, pekerjaan, penjamin, atau perubahan alamatnya kepada Kantor Imigrasi, dan tidak memperlihatkan dan menyerahkan dokumen perjalanan atau izin tinggal yang dimilikinya apabila diminta oleh pejabat imigrasi yang bertugas dalam rangka pengawasan keimigrasian. Hal ini harus menjadi perhatian kita, sebab ini berhubungan dengan data-data kependudukan dan identitas orang asing,” ucapnya.

Mubaraq menekankan bahwa begitu penting koordinasi dan integritas antar instansi. Penegakan tertib administrasi keimigrasian tidak dapat hanya dilakukan salah satu instansi saja, namun perlu kerjasama dan sinergitas dari berbagai instansi berjenjang, mulai dari desa, kecamatan hingga kabupaten dan terkait fungsi pengawasan, keberadaan Timpora sangat penting karena tim inilah yang bertugas dan terjun langsung dalam pelaksanaan tugas dan fungsi pengawasan orang asing.

” Saya harap, setelah ini Timpora dapat menjadi semakin solid dan kompak, dengan koordinasi yang baik,” pungkasnya. (Jim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *