Komitmen Gizi Anak, SPPG Abung Kunang Kembali Sembelih Sapi untuk Program MBG

LAMPUNG UTARA – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Abung Kunang melalui Sumber Dapur Swasembada kembali melaksanakan penyembelihan satu ekor sapi sebagai wujud komitmen mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto menuju Indonesia Emas 2045, melalui pemenuhan gizi sejak usia dini.

 

Kepala SPPG Abung Kunang, Alharis Eza, SH, menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk dukungan nyata terhadap Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto.

 

“Pada tahun lalu kami juga telah melaksanakan penyembelihan sapi, tepatnya pada 4 Desember 2025. Kegiatan ini merupakan penyembelihan sapi yang kedua di dapur kami, sebagai bentuk rasa syukur atas hadirnya Program Makanan Bergizi Gratis yang menjadi program unggulan Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto,” ujarnya saat ditemui, Kamis (29/1/2026).

 

Daging sapi yang disembelih akan diolah menjadi menu makanan sehat dan bergizi bagi penerima manfaat Program MBG di Sumber Dapur Swasembada.

 

Program ini menyasar 2.421 siswa, mulai dari tingkat TK, SD, SMP, SMA, hingga pondok pesantren di wilayah Kecamatan Abung Kunang dan sekitarnya.

 

Menurut Eza, menu berbahan dasar daging dipilih karena memiliki kandungan protein tinggi yang sangat penting untuk mendukung tumbuh kembang anak serta meningkatkan konsentrasi belajar di sekolah.

 

“Seluruh olahan daging akan disesuaikan dengan standar gizi. Tujuannya agar anak-anak memperoleh asupan makanan yang sehat, aman, dan berkualitas,” jelasnya.

 

Selain itu, bahan pangan seperti sayuran untuk dapur SPPG Abung Kunang diperoleh langsung dari petani lokal di Kecamatan Abung Kunang, dengan harga yang sesuai harga pasar.

 

“Cabai, timun, kacang panjang, kami beli langsung dari petani setempat dengan harga pasar. Ini juga bagian dari pemberdayaan ekonomi masyarakat,” terangnya.

 

Sementara itu, Ricko Margo Kunang, selaku Mitra Sumber Dapur Swasembada, menyampaikan harapannya agar ke depan Kecamatan Abung Kunang mampu melahirkan tokoh nasional.

 

“Mudah-mudahan pada tahun 2045 nanti, ada menteri yang berasal dari Abung Kunang,” ucapnya.

 

Ricko juga mengungkapkan bahwa sejak SPPG Abung Kunang berdiri, antusiasme dan sambutan masyarakat sangat positif.

 

“Alhamdulillah, masyarakat menerima dengan penuh suka cita. Kami berkomitmen menjaga kualitas dan kuantitas makanan, serta terus menjalin kemitraan dengan UMKM, kelompok tani, dan berbagai elemen masyarakat untuk dirangkul dan diberdayakan,” pungkasnya.

 

Pelaksanaan Program MBG di Abung Kunang diharapkan mampu mendukung agenda nasional dalam peningkatan kualitas gizi anak, menekan angka stunting, serta mengurangi kesenjangan akses pangan bergizi di lingkungan pendidikan. (Rendra)