Senyap di Kebun Pisang, Seorang Petani Ditemukan Tak Bernyawa di Pulau Panggung

Tanggamus Lampung— Suasana tenang di Dusun Negeri 9, Pekon Tekad, Kecamatan Pulau Panggung, mendadak berubah saat sesosok tubuh pria lanjut usia ditemukan tergeletak tak bernyawa di area perkebunan, Selasa (31/3/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

Korban diketahui bernama Darsok (74), seorang petani setempat yang tinggal di Tekad Blok I. Ia ditemukan di bawah rimbun pohon pisang, tempat yang selama ini menjadi bagian dari kesehariannya.

Penemuan itu pertama kali disaksikan oleh menantunya, Sodikin (43), yang tengah membersihkan kebun di belakang rumah. Niat rutin itu berubah menjadi momen mengejutkan ketika ia mendapati korban sudah dalam kondisi tergeletak dan tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan.

Sodikin segera memanggil warga sekitar dan bidan desa untuk memastikan kondisi korban. Kepastian pun datang: Darsok telah meninggal dunia.

Menerima laporan tersebut, aparat Polsek Pulau Panggung langsung menuju lokasi kejadian. Kapolsek Pulau Panggung, Iptu Suamin, mengatakan pihaknya bersama tenaga kesehatan melakukan pemeriksaan awal di tempat kejadian perkara.

“Petugas langsung mendatangi TKP dan berkoordinasi dengan tenaga medis untuk pemeriksaan awal,” ujar Iptu Suamin, mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, Kamis (2/4/2026).

Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Polisi memastikan tidak ada indikasi tindak pidana dalam peristiwa tersebut.

Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat penyakit yang dideritanya.
Pihak keluarga pun menerima kejadian ini sebagai musibah. Mereka menolak dilakukan autopsi dan telah membuat surat pernyataan resmi sebagai bentuk keikhlasan atas kepergian korban.

Peristiwa ini menjadi pengingat tegas bahwa kehidupan bisa berhenti tanpa peringatan, bahkan di tempat paling akrab sekalipun. Di kebun yang sunyi itu, seorang petani mengakhiri hidupnya dalam diam, meninggalkan duka yang dalam bagi keluarga yang ditinggalkan. (*)