Warga Berkali-kali Mengadu, Jalan Tetap Hancur Ke Mana Perhatian Pemkab Tanggamus?

TANGGAMUS, LAMPUNG — Warga mengeluhkan kerusakan jalan penghubung Pekon Kusa, Kedamaian, hingga Benteng Jaya, Kecamatan Kotaagung, Kabupaten Tanggamus. Jalan tersebut disebut telah bertahun-tahun rusak dan belum mendapat perbaikan menyeluruh dari pemerintah daerah.

Kerusakan meliputi aspal mengelupas, lubang, serta badan jalan yang amblas di sejumlah titik. Kondisi itu diduga diperparah aliran air dari drainase yang tidak dilengkapi talud penahan tebing.

Deni, warga Pedukuhan Suriantutung, Pekon Benteng Jaya, mengatakan kerusakan tersebut telah berlangsung lama.

“Bukan cuma jalan yang sudah hancur parah, drainase juga tidak pernah dibuatkan talud. Alhasil, di dusun kami ini ada beberapa titik badan jalan yang sudah amblas karena terbawa arus air dari drainase saat hujan turun,” kata Deni.

Minimnya penerangan turut menyulitkan pengendara, terutama pada malam hari. Sejumlah kendaraan dilaporkan terperosok atau mengalami kecelakaan. Warga kerap membantu kendaraan yang bermasalah, termasuk saat hujan deras.

“Sering betul kita di sini menolong mobil yang melintas dan terperosok di jalan itu. Yang kasihan, saat mobil terperosok pada malam hari dan saat sedang turun hujan lebat. Tidak ditolong kasihan, ditolong kita terpaksa hujan-hujanan,” ujarnya.

> Pengendara Motor Jatuh, Mobil Terperosok

Rosid, warga lainnya, mengatakan kondisi jalan membahayakan pengguna, terutama pengendara sepeda motor. Aspal terkelupas, lubang, dan batu yang muncul di permukaan jalan membuat pengendara harus berhati-hati.

> “Yang namanya motor jatuh, mobil terperosok sudah tidak terhitung. Dan anehnya, padahal pekon kami ini tidak jauh dari RSUD Batin Mangunang, tapi kenapa seperti sengaja dibiarkan rusak tanpa ada perhatian dari Pemda Tanggamus,” kata Rosid.

Menurut Rosid, warga telah berulang kali menyampaikan keluhan kepada anggota DPRD Tanggamus dari daerah pemilihan Kecamatan Kotaagung, termasuk saat kegiatan reses. Namun, warga mengaku belum melihat perbaikan menyeluruh.

“Tiap pemilu legislatif dan pemilu bupati kalau mereka ke kampung sini minta suara saat pemilihan sering kami sampaikan. Saat anggota DPRD Tanggamus reses juga sering kami sampaikan. Tapi usulan kami seperti sia-sia. Buktinya jalan kampung kami dibiarkan tetap parah seperti sekarang ini,” keluh Rosid.

>Warga Perbaiki Jalan secara Swadaya Masyarakat

Berdasarkan dari hasil pantauan jurnalis Media Rakata.com bersama jurnalis lihatwarta.id, kerusakan di temukan sejumlah titik ruas jalan penghubung Pekon Kusa, Kedamaian, hingga Benteng Jaya.

Warga menyebut jalan tersebut telah beberapa tahun tidak mendapat perbaikan memadai. Mereka beberapa kali menutup bagian yang rusak dengan adukan semen agar tetap dapat dilalui kendaraan.

Namun, perbaikan swadaya memiliki keterbatasan dan tidak menggantikan pembangunan jalan serta sistem drainase yang terencana.

>Jalur Penting bagi Aktivitas Warga

Ruas jalan tersebut menjadi akses penting bagi warga menuju tempat kerja, pasar, sekolah, serta jalur pengangkutan hasil perkebunan. Sejumlah wilayah di sekitar pekon merupakan kawasan perkebunan sehingga kondisi jalan memengaruhi distribusi hasil pertanian dan perkebunan.

Warga berharap Pemerintah Kabupaten Tanggamus segera melakukan pengecekan lapangan dan perbaikan. Penanganan diharapkan tidak hanya berupa penambalan lubang, tetapi juga mencakup perbaikan drainase dan pembangunan talud penahan tebing untuk mencegah kerusakan akibat gerusan air.

(*)