TUBABA  

Golkar Tubaba Bantu Imam Syafei, Minta Pemkab dan Baznas Turun Tangan

TUBABA — Kepedulian terhadap warga yang tengah menghadapi persoalan kesehatan dan keterbatasan ekonomi ditunjukkan DPD Partai Golkar Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba).

Melalui Ketua DPD Golkar Tubaba, Putra Jaya Umar, partai tersebut memberikan bantuan kepada Imam Syafei, anak asal Tirta Kencana RK 5, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, yang sejak lahir mengalami kelainan pada bagian anusnya yang tertutup.

Putra Jaya Umar memberikan bantuan uang sebesar Rp1 juta kepada keluarga Imam. Selain itu, Golkar juga membantu dengan menyediakan pinjaman kendaraan untuk digunakan keluarga ketika membawa Imam menjalani pengobatan.

Bantuan tersebut diberikan di tengah kondisi Imam yang kini tengah menghadapi operasi terakhir sebagai bagian dari rangkaian penanganan medis yang harus dijalaninya.

Kondisi keluarga Imam sendiri cukup memprihatinkan. Kedua orang tuanya, Eka Yulianti dan Yanto Santoso, tinggal di rumah berdindingkan papan yang kondisinya sudah reot.

Di sisi lain, kepesertaan BPJS kesehatan gratis yang sebelumnya digunakan keluarga Imam telah terputus. Untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, keluarga kini menggunakan BPJS Mandiri.

Melihat kondisi tersebut, Putra Jaya Umar mengimbau agar persoalan Imam tidak hanya menjadi perhatian keluarga dan masyarakat, tetapi juga mendapat perhatian pemerintah daerah.

“Kami berharap Pemkab Tubaba, khususnya Dinas Sosial dan Baznas, dapat ikut membantu Imam dan keluarganya. Saat ini Imam akan menjalani operasi terakhir, sehingga dukungan dari pemerintah maupun lembaga terkait sangat dibutuhkan,”ujar Putra Jaya Umar, Selasa (6/10/2026).

Menurutnya, kepedulian terhadap warga yang membutuhkan merupakan tanggung jawab bersama. Terlebih, keluarga Imam menghadapi persoalan kesehatan sekaligus keterbatasan ekonomi.

Ia berharap bantuan yang diberikan Golkar dapat sedikit meringankan beban keluarga, sembari mendorong pihak-pihak terkait untuk ikut mengambil peran dalam membantu proses pengobatan Imam.

Kini, keluarga Imam berharap operasi terakhir yang akan dijalaninya dapat berlangsung lancar. Dukungan berbagai pihak menjadi harapan agar Imam dapat memperoleh penanganan medis yang dibutuhkan dan menjalani kehidupan yang lebih baik. (Jim)