TANGGAMUS, LAMPUNG – Nuansa budaya Lampung begitu terasa saat penyambutan Kapolres Tanggamus yang baru, AKBP AH Hudi Arif, di Mapolres Tanggamus, Selasa (6/10/2026).
Suasana semakin semarak ketika sejumlah siswa SMA Negeri 1 Kota Agung tampil membawakan Tari Siger Pengunten, tarian tradisional Lampung yang identik dengan prosesi penghormatan dan penyambutan tamu agung.
Mengenakan busana bernuansa adat Lampung, para siswa tampil di Gerbang Utama Mapolres Tanggamus. Gerakan tari yang dibawakan dengan penuh semangat menjadi perhatian dalam rangkaian penyambutan orang nomor satu di jajaran Polres Tanggamus tersebut.
Tak hanya tarian, penyambutan juga dilengkapi dengan prosesi pemberian sekapur sirih, sebuah tradisi masyarakat Lampung yang sarat makna sebagai simbol ucapan selamat datang dan penghormatan kepada tamu.
Pembina Seni SMA Negeri 1 Kota Agung, Wana Ginandi Putra, mengatakan keterlibatan para siswa merupakan bagian dari upaya memberikan penghormatan kepada Kapolres Tanggamus yang baru sekaligus memperkenalkan dan melestarikan budaya Lampung.
“Hari ini kegiatan SMA Negeri 1 Kota Agung di Polres Tanggamus, menari dalam rangka penyambutan Bapak Kapolres yang baru. Kami menyambut dengan pemberian sekapur sirih dan tarian Siger Pengunten,” kata Wana.
Menurut Wana, Tari Siger Pengunten bukan sekadar pertunjukan seni. Tarian tersebut memiliki makna sebagai ungkapan rasa syukur sekaligus penghormatan atas kehadiran tamu agung.
“Tarian Siger Pengunten itu tarian tradisi masyarakat Lampung yang biasa dipakai untuk menyambut tamu-tamu agung, sebagai ungkapan rasa syukur atas tamu agung yang hadir,” jelasnya.
Sementara itu, tradisi sekapur sirih juga menjadi bagian penting dalam budaya penyambutan masyarakat Lampung.
“Sekapur sirih itu ungkapan selamat datang. Kalau masyarakat Lampung biasanya begitu, menggunakan sekapur sirih untuk menyambut tamu,” tandasnya.
Penampilan siswa SMA Negeri 1 Kota Agung tersebut bukan hanya menambah semarak penyambutan Kapolres Tanggamus. Lebih dari itu, momen tersebut menjadi ruang bagi generasi muda untuk terus mengenal, mencintai, dan menjaga warisan budaya Lampung agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
Dengan balutan seni tradisional dan keramahan khas masyarakat Lampung, penyambutan Kapolres Tanggamus yang baru pun berlangsung hangat dan penuh makna. (*)












