TULANG BAWANG BARAT – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Tiyuh (PMT) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) terus mematangkan persiapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Tiyuh (Pilkati) di 26 tiyuh. Selain memastikan distribusi logistik berjalan sesuai tahapan, PMT juga memperhatikan aspek keamanan surat suara melalui penerapan security printing yang dilengkapi barcode dan watermark.
Sebanyak 58.335 lembar surat suara mulai didistribusikan ke kecamatan pada Senin (12/10/2026). Jumlah tersebut disiapkan untuk memenuhi kebutuhan pemungutan suara berdasarkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 56.746 pemilih, ditambah surat suara cadangan sebesar 2,5 persen.
Kepala Dinas PMT Tubaba, Sofiyan Nur, mengatakan distribusi surat suara dilakukan secara bertahap. Setelah tiba di kecamatan, surat suara akan dilipat sebelum diserahkan kepada Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) pada 18 Oktober 2026.
“Surat suara turun ke kecamatan hari ini, 12 Oktober 2026. Di kecamatan dilipat, kemudian diserahkan kepada KPPS pada 18 Oktober 2026,” ujar Sofiyan Nur, Senin (12/10/2026).
Menurut Sofiyan, kesiapan logistik menjadi salah satu perhatian utama PMT untuk mendukung kelancaran pelaksanaan Pilkati. Perhitungan kebutuhan surat suara dilakukan berdasarkan jumlah pemilih yang terdaftar dalam DPT, dengan tambahan surat suara cadangan untuk menunjang kebutuhan di lapangan.
Tak hanya memastikan ketersediaan surat suara, aspek keamanan juga menjadi perhatian. Surat suara Pilkati tersebut dilengkapi security printing berupa barcode dan watermark atau tanda air sebagai fitur pengamanan untuk membantu menjaga keaslian surat suara serta mengantisipasi potensi pemalsuan dan penyalahgunaan.
“Surat suara tersebut dilindungi dengan security printing untuk menjamin keamanan surat suara,” kata Sofiyan.
Penerapan fitur pengamanan tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga integritas logistik pemilihan. Barcode dan watermark diharapkan dapat mendukung upaya perlindungan surat suara selama proses distribusi, pelipatan, penyimpanan, hingga digunakan dalam pemungutan suara.
Di sisi lain, PMT Tubaba juga mempersiapkan tahapan pada masa tenang. Pada periode tersebut, KPPS dijadwalkan mulai menyebarkan undangan kepada masyarakat yang namanya tercantum dalam DPT agar pemilih dapat menggunakan hak pilihnya sesuai ketentuan.
Melalui persiapan yang mencakup distribusi logistik, penghitungan kebutuhan surat suara, dan penerapan fitur pengamanan, PMT Tubaba berupaya mendukung penyelenggaraan Pilkati yang tertib dan lancar di 26 tiyuh.
Kesiapan tersebut diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mendukung proses pemilihan yang berjalan dengan baik, dengan tetap mengedepankan ketertiban dan integritas penyelenggaraan. (Jim)












