
PESAWARAN – Geliat usaha pande besi dimasa pandemi yang dikelola Wawan warga desa tanjung agung, kecamatan teluk pandan, kabupaten pesawaran, mengharapkan perhatian dari dinas terkait, pasalnya usaha pande besi yang digelutinya sejak 20 tahun silam belum tersentuh bantuan baik dari Pemerintah pusat maupun pemerintah Kabupaten Pesawaran.
Selama 20 tahun menekuni usaha ini, dirinya belum pernah mendapat bantuan dari Pemerintah. Baik dari peralatan pande besi ataupun tambahan modal untuk mengembangkan usahanya.
“Selama ini belum pernah ada kalau bantuan dari Pemerintah pusat maupun pemerintah pesawaran, saya menggeluti usaha ini dengan modal pas-pasan,” kata Wawan kepada Media Rakata, Senin, (27/8/2021).
Selain itu, untuk pemasaran pun, belum ada upaya bantuan dari Pemerintah dalam memasarkan produk peralatan pertanian karyanya itu.
Pemasaran selama dilakukannya secara mandiri. Belum ada bantuan pemasaran dari pemerintah.
Ditambahkan, untuk saat ini pande besinya masih menggunakan sistem manual.
“Kerjanya masih manual semua mas. Belum ada yang menggunakan alat modern,” timpal Wawan.
” Saya dibantu 5 pekerja hanya mampu membuat 200 unit peralatan pertanian setiap harinya, Kalau menggunakan alat modern bisa 2 kali lipat dari hasil itu,” ucap Wawan lirih.
Untuk itu, ia berharap akan ada perhatian dari pemerintah dalam mengembangkan usaha pande besi yang dikelolanya.
“Kalau memang bisa, harapan kami ada bantuan berupa peralatan modern yang dapat kami gunakan untuk lebih mempercepat proses kerja. Sehingga dalam sehari bisa menghasilkan jumlah peralatan pertanian yang lebih banyak,” tutupnya. (Ndr)












