
MESUJI-Setelah dua tahun tidak mengirimkan Calon Jemaah Haji (Calhaj), karena pandemi Covid 19. Tahun ini, Kabupaten Mesuji memberangkatkan sebanyak 50 Calhaj ke tanah suci. Dengan rincian, 26 laki-laki, dan 24 perempuan.
Dari 50 Calhaj tersebut, diketahui Calhaj termuda Muhammad Frans Dewa Lanang berusia 21 tahun, dari Desa Brabasan Kecamatan Tanjungraya. Sedangkan, Calhaj tertua yakni, Rafiudin berusia 64 tahun, dari Desa Muara Tenang Kecamatan Tanjungraya.
Hal itu disampaikan, Kabag Kesra Pemkab Mesuji, Andre Jasman saat dihubungi Media Rakata, Minggu (19/06/2021).
Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Brabasam, Sugiono membenarkan bahwa Muhammad Frans Lanang merupakan warga Brabasan.
“Iya benar Muhammad Frans Lanang
warga Brabasan anak (alm) Purwito mantan Kades Brabasan,” jelasnya.
Diketahui, keberangkatan rombongan Calhaj asal Kabupaten Mesuji dilepas oleh Sekdakab Syamsudin mewakili Pj Bupati Sulpakar, di Masjid Almuhajirin Desa Simpang Pematang, Kecamatan Simpang Pematang, Sabtu (18/06/2022). malam lalu.
Syamsudin berharap, Tim Pendamping dapat mengiringi dan memandu Calhaj asal Kabupaten Mesuji.
Ia juga mengingatkan, agar Calhaj disiplin mengatur waktu, dan mengikuti setiap arahan yang diberikan oleh pendamping.
Syamsudin juga meminta Calhaj
selain berdoa untuk diri dan keluarganya, juga doakan Kabupaten Mesuji agar semakin maju, sejahtera serta terbebas dari segala bencana.
“Jaga kesehatan, sehingga mampu melaksanakan seluruh rukun haji dengan sempurna. Hormati, dan taatilah segala ketentuan yang berlaku selama menjalankan ibadah haji di Mekah maupun di Madinah,” pungkasnya. (Mis)












