
MESUJI-Musibah kebakaran menimpa rumah Andre Suroji Salah satu ASN di Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(DPRD) Kabupaten Mesuji yang diketahui tempat tinggalnya di Pekon Kenali Kecamatan Belalau Kabupaten Lampung Barat (Lambar).
Rumah ASN Mesuji itu terbakar, saat dia sedang bekerja di Kabupaten Mesuji pada Jumat 22 Juli 2022 lalu.bAkibat kebakaran itu rumah milik Andre rata dengan tanah setelah di lalap sijago beserta seluruh isinya.
“Iya bang rumah kita di Lampung Barat habis terbakar,” terang Andre belum lama ini.
Andre menceritakan, kejadian berawal saat saudaranya berkumpul menyambut kedatangan Iwan Saputra pemilik rumah,sebelahnya yang dalam perjalanan pulang dari menunaikan ibadah haji.
“Saat itu ibu -ibu sedang masak, tiba-tiba gas elpiji nya bocor dan langsung mengeluarkan api dengan cepat api membesar. Karena memang bagian rumah kebanyakan terbuat dari papan dan kayu, sehingga api dengan cepat melahap dapur dan seluruh bagian rumah dan menyambar rumah lainnya,” imbuhnya.
Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
“Ada 3 unit rumah yang terbakar merupakan rumah panggung dan seluruh isi perabotan di dalamnya ikut hangus terbakar,” terangnya.
Atas kejadian kebakaran tersebut, Andre menambahkan saat ini Kepala Unit Pelayanan Tehnis Daerah(UPTD) Dinas Pemadam Kebakaran Kecamatan Belalau, sedang mengumpulkan data-data dan keterangan dari warga setempat guna memastikan penyebab utama terjadinya kebakaran.
Diketahui Pasca kebakaran Pihak BPBD dari Kabupaten Mesuji atas perintah PJ Bupati Mesuji Sulpakar langsung turun ke Lampbar guna memberikan bantuan. Selain itu, BPBD juga memberikan bantuan makanan dan peralatan lainnya.
“Ya kita waktu itu diperintah pak Bupati untuk memberikan dukungan moral agar keluarga korban diberikan ketabahan sebab salah satu rumah yang terbakar adalah milik salah satu ASN Mesuji yang bekerja di sekretariat DPRD Mesuji,” jelas Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Mesuji Sunardi, Minggu (28/08/2022).
Dia berharap keluarga korban diberikan ketabahan atas musibah itu sebab bukan hanya rumah yang terbakar tapi berikut isinya tidak bisa diselamatkan karena api begitu cepat menjalar.
“Semoga ini menjadi perhatian Pemkab Lambar, dan pihak-pihak terkait lainnya,” tandasnya. (Mis)












