
MESUJI-Penjabat (Pj) Bupati Mesuji, Sulpakar memberi tenggat waktu enam bulan kepada enam pejabat Eselon II hasil seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) yang dilantik. Namun, jika selama enam bulan kinerjanya dinilai tidak baik maka akan di evaluasi.
Sulpakar mengingatkan, bahwa sebagai pejabat pembina kepegawaian akan selalu mengawasi, dan menilai kinerja semua pejabat yang ada di Kabupaten Mesuji.
“Apabila kinerja saudara yang dilantik saya nilai kurang baik, atau kurang cakap maka saya akan melakukan evaluasi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” kata Sulpakar dalam arahannya, Selasa (30/8/2022) malam.
Pelantikan 6 pejabat Eselon II hasil JPTP berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Mesuji No: KP.03.02/2282/V.03/KPTS/MSJ/2022, Tanggal 30 Agustus 2022.
Pelantikan tersebut, dihadiri Sekda Mesuji Syamsudin, dan seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (PD) dilaksanakan di Aula Gedung Kantor Perpustakaan dan Arsip Desa Brabasan kecamatan Ranjungraya.
Selain itu, Sulpakar menjelaskan, pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (PPTP) yang dilaksanakan didasarkan atas hasil seleksi JPTP Pemkab Mesuji yang dilaksanakan secara terbuka dan kompetitif.
“Proses Seleksi ini, telah sesuai dengan prosedur perundang-undangan yang berlaku, dengan harapan agar pejabat yang terpilih adalah mereka yang cakap, memiliki kompetensi yang sesuai, kualifikasi pendidikan yang baik, rekam jejak yang baik serta memiliki integritas yang tinggi,” jelasnya.
Dikatakannya, penempatan pejabat pada suatu instansi didasarkan atas kemampuan dan kompetensi yang dimiliki seorang pejabat. Peralihan guna pembenahan dan pemantapan organisasi dalam rangka meningkatkan kinerja penyelenggaraan tugas dan demi mewujudkan good governance di Kabupaten Mesuji.
“Oleh sebab itu, bagi para Pejabat yang telah dilantik agar dapat segera mempelajari, memahami dan mematuhi peraturan perundang-undangan agar terhindar dari kesalahan dalam melaksanakan tugas. pahami semua tugas pokok dan fungsi jabatan masing-masing agar dapat segera menyesuaikan dan berkontribusi pada Perangkat Daerahnya masing-masing,” harapnya.
Pada kesempatan itu dia juga mengajak semuanya untuk Bergerak sesuai Mottonya “Bergerak bersama maju semua”.
“Semua aparatur harus menguasai tugas-tugas, punya kemampuan, punya ilmu leadershipnya harus kuat dan disiplin adalah utama, sehebat apapun kalau tidak disiplin tidak berguna. Ayok tegakkan disiplin,” ajaknya.
Lanjutnya, kepada para pejabat yang baru dilantik, agar dapat melaksanakan fungsi kepemimpinan dengan tetap melakukan konsultasi dan koordinasi sehingga tercipta sinergitas yang solid di lingkup Pemerintah Kabupaten Mesuji.
“Terakhir perlu saya tegaskan dan harus dipahami serta diingat dengan baik, bahwa setiap jabatan yang diamanahkan pada ASN, tentunya diikuti harapan besar oleh Masyarakat dan Pemerintah Daerah, Jagalah kepercayaan yang diberikan jangan sampai mengkhianati amanah yang diemban,” harapnya.
Enam pejabat yang baru dilantik yakni, Agung Subandara dari Sekretaris Dinas Pendidikan Mesuji jabatan baru sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mesuji.
Kemudian, Arif Arianto Jabatan lama Kabag Ekbang menjabat Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan terpadu satu pintu. Disusul Camat Mesuji M Taufik Widodo menjabat sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan politik.
Arif Dwianto Sekertaris Bapelitbanda Kabupaten Mesuji menjabat sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan.
Sementara Dua pejabat berasal dari Provinsi yakni, Sakroni jabatan baru Staf Ahli Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan, dan Wahyu Arswendo Umbara sebagai staf Ahli bidang Kemasyarakatan dan sumber daya manusia. (Mis)












