Dua Warga Mesuji Terima Bantuan Modal Usaha dari Kemensos RI

Dinas Sosial Kabupaten Mesuji saat menyalurkan bantuan modal usaha untuk keluarga penyandang disabilitas, dari Kementrian Sosial (Kemensos) RI. (foto: Misdi)
Dinas Sosial Kabupaten Mesuji saat menyalurkan bantuan modal usaha untuk keluarga penyandang disabilitas, dari Kementrian Sosial (Kemensos) RI. (foto: Misdi)

MESUJI-Keluarga penyandang disabilitas di Desa Aji Jaya, Kecamatan Simpang Pematang Kabupaten Mesuji, menerima bantuan modal usaha toko kelontongan dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI Sentra Wyata Guna Bandung.

Bantuan modal usaha, untuk penyandang disabilitas tersebut, disampaikan oleh Kabid Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Mesuji, Marhakim mewakili Kadisos setempat, Senin (26/09/2022). 

“Iya keluarga penyandang disabilitas,
atas nama Haeron telah menerima bantuan modal usaha dari Kemensos RI,” jelas Marhakim.

Bahkan, lanjunya, bantuan modal usaha juga diberikan kepada Minten penyandang disabilitas di Desa Margo Jadi, Kecamatan Mesuji Timur.

Marhakim mengatakan, untuk saat ini sudah dua keluarga di Kabupaten Mesuji yang memperoleh bantuan modal usaha.

“Kedepan, Kemensos segera melakukan asesmen 1.100 data. Perkirakan minggu depan, Kemensos bakal asesmen data itu,” ujarnya.

Marhakim menjelaskan, bantuan modal usaha itu diberikan langsung dalam berbentuk barang. Baik itu, barang berupa etalase, blender, termos dan barang dagangan. 

“Untuk total bantuannya jika di rupahkan menyentuh angka dikisaran Rp5,3 juta/keluarga,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Aji Jaya Teguh Priono memastikan jika keluarga Haeron memang sangat membutuhkan bantuan. Mengingat, keadaan ekonomi keluarga itu saat ini sedang sulit. 

Menurutnya, Haeron memiliki etos kerja yang baik meskipun kondisinya tubuhnya tak seperti manusia normal. 

“Jadi keluarga Haeron itu, penyandang disabilitas, apalagi saat ini di anggota keluarganya seperti anak dan istrinya butuh dilakukan operasi dalam waktu dekat,” terangnya. 

Teguh menuturkan bahwa saat ini keluarga Haeron sudah dibuatkan BPJS Kesehatan oleh Dinsos Kabupaten Mesuji.

“Harapanya nanti bisa dilakukan pengobatan, atau operasi atas penyakit kebutaan istri maupun anaknya. 
Selain itu, atas bantuan yang diterimanya Haeron sangat mensyukurinya. Kami sendiri sangat bersyukur atas bantuan ini disaat mengalami kondisi sulit seperti ini,” ucapnya. 

Dimana, kata dia, pendampingan hidupnya mengalami kebutaan di mata sebelah kiri. Begitu juga anaknya yang masih berumur satu tahun menderita penyakit yang sama. (Mis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *