Operasi Zebra Krakatau, 82 Pelanggar Mendapat Teguran

Satlantas Polres Pesawaran saat pelaksanaan Operasi Zebra Krakatau 2022.(foto: ist)
Satlantas Polres Pesawaran saat pelaksanaan Operasi Zebra Krakatau 2022.(foto: ist)

PESAWARAN-Memasuki hari ke-3 pelaksanaan Operasi Zebra Krakatau 2022, yang digelar secara serentak. Jajaran Satlantas Polres Pesawaran Polda Lampung belum melakukan tindakan penilangan kepada para pengendara yang tidak mentaati tertib lalu lintas.

Hal itu dikatakan oleh Kapolres Pesawaran AKBP Pratomo Widodo, melalui Kasatlantas Polres Pesawaran AKP Martoyo, hingga saat ini pelaksanaan Operasi Zebra Krakatau OZK 2022 pihaknya belum melakukan penilangan.

“Kita saat ini masih melakukan peneguran baik secara tertulis dan lisan, adapun jumlahnya hari pertama sebanyak 25 teguran, hari kedua 37 teguran, dan pada hari ketiga 20 teguran,” ujar Martoyo, Kamis (06/10/22).

Dikatakan Martoyo, selama pelaksanaan rata-rata pelanggaran yang paling banyak secara kasat mata, seperti tidak memakai Helm, Spion bagi kendaraan roda dua. Sedangkan untuk kendaraan roda empat kebanyakan pengendara tidak menggunakan sabuk pengaman.

“Sesuai dengan arahan, pada pelaksanaan operasi zebra ini kita dituntut untuk bertindak secara edukatif, persuasif, serta simpatik humanis, dengan harapan dapat menurunkan angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas dan meningkatkannya kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas dan mewujudkan kelancaran dan keselamatan lalu lintas yang lebih baik lagi di Pesawaran,” katanya.

Kemudian Martoyo berpesan kepada seluruh anggota yang bertugas dilapangan, agar dapat menghindari perbuatan kontra produktif yang dapat merusak citra Polri dan selalu menjaga marwah Polri.

“Saya juga meminta kepada petugas, agar tidak berorientasi pada Gakkum lantas atau tilang bagi masyarakat yang melanggar tertib berlalu lintas, kita harus mengutamakan kegiatan preemtif dan preventif serta tindakan simpatik humanis,” tukasnya.

Tentunya, dengan pendekatan secara baik kepada pengendara, sosialisasi tentang tata tertib berlalu lintas yang kita berikan dapat diterima dengan baik oleh mereka.

“Diharapkan kedepannya para pengendara khususnya masyarakat Kabupaten Pesawaran dapat tertib dan memetuhi rambu-rambu lalulintas,” tandasnya. (Indra/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *