
MESUJI-Lantaran terkendala BPJS ternyata membawa berkah bagi pasangan Tarno (52), dan Siti Maysaroh (22) warga Desa Adi Mulyo, Kecamatan Pancajaya, Kabupaten Mesuji.
Pasalnya, anak pertamanya lahir dengan operasi cesar, yang memberi nama adalah Penjabat (Pj) Bupati Mesuji, Sulpakar.
Kabid Kominfo, Hendra Kurniawan
yang mendampingi Pj Bupati Sulpakar saat melihat kondisi bayi menjelaskan, berawal dari informasi kepala desa (Kades) Adi Mulyo, Sulistyani bahwa ada warganya yang akan melahirkan, namun terkendala karena BPJS tidak dapat digunakan (data ganda) takut dengan biaya besar, Tarno lapor ke Kades dan akhirnya Kades lapor ke bupati.
“Ya bu Kades lapor kepada Pj Bupati Mesuji, dan petunjuknya agar dibawa ke rumah sakit, proses persalinan dilakukan di rumah sakit daerah setempat kalau BPJSnya tidak bisa diproses akan dibantu sepenuhnya oleh Pak Bupati,” kata Hendra, Senin (31/10/2022).
Akhirnya Tarno membawa isterinya ke rumah sakit Umum daerah Ragab begawe caram (RSUD-RBC), dan akhirnya pada hari Jumat Maysaroh melahirkan dengan operasi cesar dengan jenis kelamin bayi perempuan. Kabar tersebut, disampaikan Kades Adi Mulyo kepada Pj Bupati Sulpakar.
“Nah pada waktu itu, Pak Bupati langsung mengatakan kepada bu Kades, kalau tidak keberatan biar dia yang memberi nama bayi perempuan itu,” ujar Hendra.
Akhirnya mendapat kabar warga Adi Mulyo tersebut masih di rumah sakit, $enin (31/10/2022), Pj Bupati Mesuji Sulpakar kepikiran, dan menyempatkan waktu untuk melihat kondisi bayi yang lahir di rumah sakit pada hari Jumat dan diberi nama olehnya Alesha Shatara Hasna.
“Bayi perempuan yang lahir pada hari Jumat 28 Oktober itu pukul 17.30 WIB tersebut diberi nama Alesha Shatara Hasna oleh Pj Bupati Mesuji, Sulpakar,” katanya.
Sulpakar menyambangi bayi perempuan pasangan Tarno, dan Maysaroh di rumah sakit sekira pukul 16.30 WIB, Senin (31/10/2022) sore.
Dalam kesempatan tersebut, Sulpakar mendo’akan bayi perempuan yang diberi nama olehnya agar selalu diberikan kesehatan beserta orang tuanya.
Selain berdo’a, Sulpakar juga memberikan sumbangsih untuk kebutuhan proses persalinan dan kebutuhan lainnya.
“Semoga kelak menjadi anak solehah, menjadi anak yang baik akhlaknya. Budi pekertinya, patuh kepada orang tua, menjadi pemimpin wanita yang tangguh menjadi panutan kepada kedua orang tua dan masyarakat dan kelak berguna bagi bangsa negara dan agama,” ujar Sulpakar usai mendoakan bayi peremouan itu.
Sementara itu, Tarno orang tua bayi perempuan ketika dikonfirmasi awak media di rumah sakit mengatakan, dirinya mengucapkan terima kasih kepada Pj Bupati Sulpakar yang telah memberikan perhatian kepada keluarganya, dalam hal proses kelahiran anak pertamanya di rumah sakit secara operasi cesar tanpa halangan apapun, dan bisa kembali menggunakan BPJSnya atas bantuan Pj Bupati Sulpakar.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Sulpakar yang telah memberikan perhatian Semoga pak Sulpakar diberikan kesehatan dalam memimpin Kabupaten Mesuji,” kata Tarno terharu.
Diterangkan Tarno, Pj Bupati Mesuji, Sulpakar memberikan nama kepada anak perempuanya bernama Alesha Shatara Hasna.
“Alesha, artinya selalu dilindungi Allah, Shatara ramah, Hasna cantik,” pungkasnya. (Mis)












