Pemkab Pringsewu Gelar Sosialisasi Rencana Pembangunan Trotoar

PRINGSEWU – Rencana pembangunan pedestrian (trotoar) di Jalan Jenderal Sudirman Pringsewu disosialisasikan oleh pemerintah daerah setempat kepada masyarakat, khususnya para pemilik lahan, bangunan dan toko atau usaha di ruas jalan tersebut.

Pj.Bupati Pringsewu, Adi Erlansyah saat membuka sosialisasi pembangunan pedestrian di Aula Kantor Satpol PP Pemkab Pringsewu, Kamis (09/03/2023) mengatakan, dalam menata wajah ibu Kota Kabupaten Pringsewu, masih banyak yang perlu dilakukan, dimana salahsatunya adalah membangun pedestrian. “Di kota-kota yang maju, salahsatu kebutuhan untuk membuat nyaman penghuninya adalah tersedianya jalur pedestrian, karena di sana ada hak bagi pejalan kaki dan penyandang disabilitas,” katanya.

Sehingga, pembangunan pedestrian ini merupakan salahsatu program prioritas guna menata wajah ibukota Kabupaten Pringsewu. “Untuk pembangunan sarana prasarana kota ini memang memerlukan biaya yang cukup besar. Oleh karena itu, dalam pembangunannya akan menyesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah dan dilaksanakan secara bertahap, dimana untuk tahap pertama ini berdasarkan kajian akan dimulai di Jalan Jenderal Sudirman, pada jalur sebelah kanan, sepanjang 550 meter,” jelasnya.

Menurut Adi Erlansyah, pada kegiatan yang dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Masykur, Kabag Ops Polres Pringsewu Komisaris Pol. Kisron mewakili Kapolres, Pabung Pringsewu Kapten Inf. Redi Kurniawan mewakili Dandim 0424/TGM, Inspektur Kabupaten Pringsewu Andi Purwanto,  Kepala Bappeda Pringsewu A.Fadoli, Kadis PUPR Pringsewu Imam S. Raharjo beserta sejumlah kepala perangkat daerah, camat dan lurah setempat, pihak konsultan, serta diikuti sejumlah warga, awalnya Pemkab Pringsewu ingin membangun pedestrian dari Jalan Jenderal Sudirman memutar ke Jalan Veteran dan Jalan KH. Ghalib Raya sepanjang lebih kurang 1 km.

Namun, dalam pembangunan ini pihaknya harus berkonsultasi dengan pemerintah pusat melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kementerian PUPR, karena Jalan Jenderal Sudirman merupakan jalan nasional. “Kita sudah mendapat rekomendasi dari Kementerian PUPR dan mendapat izin untuk membangun jalur pedestrian di Jalan Jenderal Sudirman. Tetapi, kita juga diminta untuk membangun saluran drainase tertutup” ujarnya.

Karena keterbatasan anggaran, lanjutnya, untuk sementara pedestrian tersebut dibangun bertahap di sisi utara Jalan Jenderal Sudirman Pringsewu. “Untuk di sisi selatan, jika memungkinkan kita akan bangun terlebih dahulu drainasenya sebelum dibangun pedestrian,” sambungnya. (Bal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *