MESUJI – Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dalam siaran persnya 7 maret 2023 terdapat indikasi potensi kekeringan Meteorologis hingga tiga bulan kedepan pada beberapa Kecamatan di Kaupaten Mesuji.
Kekeringan Meteorologis dapat diikuti dengan berkurangnya persedian air untuk rumah tangga dan pertanian, serta meningkatnya potensi kebakaran semak, hutan lahan dan perumahan
Untuk mengantisipasi perubahan cuaca tersebut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mesuji sudah mengeluarkan Surat Edaran (SE) dengan nomor PB.00/2081/V.05/MSJ/2023 tertanggal 21 maret 2023.
Surat Edaran itu tentang peringatan dini dan langkah-langkah kesiapsiagaan menghadapi bencana kekeringan meteorologis di kabupaten Mesuji yang ditandatangani oleh Penjabat (Pj) Bupati Mesuji, Sulpakar.
Surat itu ditujukan untuk jajaran OPD, Camat dan Pemerintah Desa pimpinan perusahaan agar dapat mengintruksikan ke masyarakat di wilayah kerjanya yang berpotensi terdampak untuk melakukan langkah-langkah dan upaya kesiapsiagaan kekeringan meteorologis.
Dalam SE itu, seluruh masyarakat diimbau untuk lebih siap dan antisipasi terhadap dampak musim kemarau yang terjadi terutama diwilayah yang mengalami sifat musim kemarau bawah normal (lebih kering dibandingkan biasanya). Sebab, wilayah tersebut diprediksi mengalami peningkatan resiko bencana kekeringan meteorologis kebakaran hutan dan lahan serta kekurangan air bersih.
Terpisah, kepala pelaksana BPBD Kabupaten Mesuji, Sunardi membenarkan Surat Edaran l yang ditujukan kepada seluruh stekholder terkait perubahan cuaca dari musim penghujan ke musim kemarau atau kekeringan.
Dikatakannya, untuk menghadapi perubahan cuaca tersebut, jajaran BPBD selalu stand by dan siap siaga melakukan pemantauan dan peninjauan lapangan/ groundcheck bersama pihak-pihak lainnya untuk mengantisipasi dan menangani terjadinya kekeringan serta potensi terjadinya kebakaran Hutan dan lahan di wilayah kabupaten setempat.
“Ya berdasarkan informasi yang kita terima dari BMKG,kita sudah masuk musim kemarau untuk menghadapi perubahan cuaca kita sudah buatkan surat edaran yang ditandatangani oleh Bupati agar masyrakat siap dengan dampak dari kemarau tahun ini,” pungkasnya.(Mis)












