MESUJI – Kabupaten Mesuji melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) sampai saat ini belum menemukan adanya aliran sesat, di Kabupaten setempat.
Sekretaris Kesbangpol, Slamet Sulaiman mengatakan, aliran sesat di Mesuji belum ada. Pernah ada yang menyimpang secara ideologi adalah khilafatul muslimin dengan pengikut sekitar 30 orang.
“Dan itupun sudah deklarasi kembali ke pangkuan NKRI yang dilaksanakan di Mapolres Mesuji beberapa bulan lalu,”kata Slamet.
Sebelumnya, masih kata Slamet, ada Padepokan Randu di Kecamatan Way Serdang yang menyimpang secara pemahaman agama di tahun 2019 lalu.
“Mereka bukan ideologi tapi pemahaman agama Islam yang tidak sesuai. Pada waktu itu baru beberapa orang pengikutnya hingga akhirnya kami bubarkan bersama TNI Polri dan MUI,” imbuhnya.
Untuk mencegah adanya aliran sesat juga penyimpangan ideologi, Kesbangpol telah melakukan beberapa langkah strategis.Salah satunya melakukan penggalangan hingga tidak terjadi konflik sosial.
“Sejauh ini belum ada yang dicurigai mengikuti aliran sesat. Isi isu pernah ada, namun kami langsung ambil langkah dan pastikan itu tidak ada aliran sesat,” pungkasnya. (Mis)












