PRINSGEWU – Warga Pekon Tanjung Dalam Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu, keluhkan kurang stabilnya tegangan listrik yang terjadi sudah lama ini.
Bahkan kondisi ini membuat warga resah terutama saat beban puncak voltase listrik tidak stabil dan sering turun naik yang membuat peralatan elektronik rusak.
Kabul (40) warga Dusun Cilongok mengungkapkan, tidak stabilnya tegangan listrik sudah dirasakannya cukup lama. akibat tidak stabilnya tegangan listrik banyak peralatan elektronik rusak.
“Memang voltase listrik kurang stabil sering turun naik, khususnya menjelang mangrib dan pagi. Bahkan Banyak barang elektronik seperti televisi dan kipas angin sampai ac yang menggunakan arus listrik, rusak dan tak bekerja secara maksimal,”keluhnya yang di amini warga lain. Sabtu, (30/9/2023)
Ia juga mempertanyakan kinerja PLN ULP Rayon Pringsewu yang dinilai kurang profesional. Pihak nya sudah mengajukan untuk penambahan daya terapo di tempatnya.
“Ini juga menjadi permasalahan pelanggan selama ini, sudah sekitar 2 bulan proposal kami tidak ada kabar beritanya, sementara yang kami nikmati jauh dari standar,” tegasnya.
Hal senada diungkapkan Iqbal (28) warga Dusun Tanjung Dalam. Kata dia, ia kerap kali tidak bisa menggunakan alat elektronik arus listrik yang di alirkan tidak stabil.
“Kalau tegangan turun lampu saja redup, apalagi hal yang lain kaya kipas mesin sanyo tidak kuat tegangannya naik baru normal kembali,” keluhnya.
Kata dia, tak hanya menjelang Magrib, siang hari atau malam hari Arus listrik juga tidak normal dan hampir setiap hari hal itu terjadi. Ia dan warga lain meminta PLN jangan diam saja terkait persoalan listrik bisa yang tidak stabil.
“Jadi tolong kepada pihak Pln Pringewu untuk segera di realisaikan pengajuan Proposal yang sudah kami ajukan, kalo kaya gini terus kedepannya makin banyak lagi barang elektronik kami yang rusak berapa banyak warga Pekon Tanjung Dalam yang dirugikan oleh pihak Pln,”tegas Iqbal.
Sementara itu, saat di konfirmasi Ferly Sadikin Selaku Manager PLN ULP Pringsewu. Menjelaskan, proposal yang sudah di ajukan saat ini sudah pihak nya terima dan sudah ditindak lanjut.
“Sudah diusukan di UP3 Metro, kita juga masih nunggu, kita juga dari Pringewu nunggu kabar dari Metro belum ada kabar juga,”terangnya. (Bal)












