Kades Ismed Ajak Warga Waylayap Gotong Royong Perbaiki Jalan dan Saluran Air

PESAWARAN-Akibat Sering Tergerus Air Hujan mengakibatkan Jalan berlubang dan sering Rusak, Warga Dusun Cikubang Desa Waylayap kecamatan Gedong Tataan, Berjibaku Bahu membahu Bergotong royong Memperbaiki Dan Membersihkan saluran pembuangan air di jalan lintas Gedongtataan-Kedondong, Kabupateng Setempat.

Disela-sela Kesibukannya Kepala Desa Waylayap Ismed Inanu Saat Ditemui mengatakan,

“Melihat kondisi jalan yang sering Rusak dan berlubang kami bersama warga Dusun Cikubang bergotong royong untuk memperbaiki saluran pembuangan air yang menjadi sebab tergenangnya air di jalan setiap terjadi hujan,” kata Ismed Jumat (19/2/21).

Namun, ata Ismed, dengan tidak adanya Drainase di sepanjang jalan ini, maka bila hujan turun debit air melimpah ke jalan dan mengabikatkan tergenangnya air di badan jalan ini, untuk itu kami bersama warga berusaha memperdalam Siring dengan menggali agar bila hujan air tidak sampai melimpah ke badan jalan, ujarbIsmed menimpali.

Lalu, selain memperbaiki saluran air ini tujuan diadakannya gotong royong untuk menjalin silaturahmi dengan warga dan juga untuk menjaga imun tubuh agar selalu bugar dengan kegiatan ini, mengingat kita masih dalam situasi Pandemi Covid-19, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan,” terang Ismed.

“Senada juga Dengan Kadus Dusun Cikubang Syarif, Jalan Provinsi ini sudah sering di timbun oleh warga, namun karena air dari saluran pembuangan di sepanjang jalan ini siringnya tidak ada Drainase jadi selalu menjadi penyebab terjadinya genangan air di badan jalan hingga mengakibatkan jalan selalu berlubang dan rusak,”

“Maka selalu menjadi penghambat bagi pengguna jalan raya baik Roda 2 maupun Roda 4 yang melintas,” tandas Syarif.

Masih kata Syarif, ini saluran pembuangan sudah kami perdalam dan gali agar tidak menjadi penyebab jalan rusak kembali.

“Namun ini sifatnya hanya sementara bila Siring ini tidak di pondasi atau dibuatkan drainase kemungkinan tidak akan lama, jalan kembali tergenang air dan akan rusak lagi,” imbuhnya.

‘Saya mengharapkan kepada pihak-pihak yang berwenang baik Pemerintah Provinsi Lampung maupun Pemerintah Kabupaten Pesawaran untuk dapat memberikan solusi terkait masalah jalan rusak akibat tidak adanya Drainase di sepanjang bahu jalan lintas ini, pungkas Syaruf.
(Ndr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *