MESUJI-Kesedihan dua wanita pecah saat di sela-sela sidak yang dilakukan Bupati Mesuji Saply di Perkantoran Lingkup Pemerintahan Kabupaten Mesuji, Jumat (29/01/2020) kemarin.
Kedua wanita tersebut saat bersama orang tuanya tidak kuat menahan tangisan ketika bertemu Bupati Mesuji Saply.
Saat hendak memasuki Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Bupati Mesuji Saply menyambangi dua orang tua bersuami istri dalam usia lanjut duduk di depan kantor tersebut.
“Bapak dan Ibu ngapain di sini, apa mendampingi anaknya,” tanya Bupati Saply.
“Iya Pak, saya menemani anak saya belum mendapatkan SK Honor dari bupati,” jawab M. Alip sebagai orang tua Niken.
Kemudian, Bupati Saply langsung mencari kedua anak orang tua tersebut lalu menanyakan. Dari pengakuan kedua anak itu mengakui bahwa dirinya telah mengajar selama 6 tahun dan seorang lagi mengabdi selama 8 tahun dengan status belum ber SK Bupati.
“Pak, nama saya Niken (31) warga Bukoposo mengajar di SMP Satap VI Mesuji sudah mengajar selama 8 tahun mengajar di Way Serdang, belum juga mendapatkan SK Bupati, jadi gaji-nya dari Dana BOS, gaji perbulan Rp200 ribu. Saya akan diberikan SK kepada Bapak Bupati, saya sangat berterima kasih , dan juga kepada Bapak Kepala Badan BKPSDM. Semoga selalu sehat dan Mesuji menjadi lebih maju lagi,” ungkapnya sambil meneteskan air mata dihadapan Bupati Mesuji Saply.
Hal yang sama juga di alami Ratna (31) warga Karang Mulya yang mengabdi selama 6 tahun di SMP Satap II Way Serdang dengan gaji serupa dengan rekannya.
Mengetahui kejadian itu, Bupati Mesuji Saply langsung mengintruksikan untuk kedua wanita tersebut diberikan SK.
“Tolong segera urus mereka berdua, terbitkan SK kepada mereka. Dan kepada Bapak dan Ibu diharapkan jangan cemas, anak Bapak akan diberikan SK,”Perintah Saply kepada Kepala Badan BKPSDM Kabupaten Mesuji Yopi Saputra.

Dari pantauan,dalam waktu singkat SK Bupati Non PNS terbit dan langsung diserahkan oleh Kepala Badan BKPSDM kepada kedua wanita tersebut, saat setelah diberikan SK, sang anak langsung memeluk kedua orang tuanya sambil menangis. (fan)












