Gali Potensi Daerah, BPPRD Tulang Bawang Barat Tingkatkan PAD

Sekretaris BPPRD Tubaba, Ainudin Salam.
Sekretaris BPPRD Tubaba,
Ainudin Salam.

TULANGBAWANG BARAT-Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kabupaten Tulangbawang Barat, akan melakukan penggalian potensi daerah, guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Sekretaris BPPRD Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), Ainudin Salam mewakili
Kepala BPPRD, Aria Septajaya Sesunan mengatakan, pihaknya tengah mengamati potensi-potensi yang ada di Kabupaten Tubaba.

Menurutnya, potensi tersebut nantinya diharapkan bisa menghasilkan progres PAD yang signifikan.

“Saat ini kami sedang melihat potensi yang ada di Kabupaten Tubaba. Misalnya, potensi kuliner. Kita lihat bagaimana perkembangannya, jika sudah maju, dan masuk kategori wajib pajak. Maka akan dipungut pajak oleh pemerintah,” ujar Ainudin saat dikonfirmasi wartawan, Senin (01/02/2021).

Dijelaskanya, saat ini BPPRD sedang melakukan pendataan ulang terhadap wajib pajak. Hal itu dilakukan guna memvalidasi data para wajib pajak.

“Pendataan ulang, para wajib pajak dilakukan secara berjenjang. Pendataan ini guna memastikan para wajib pajak yang ada di Kabupaten Tubaba terdaftar dalam data tersebut. Sebagai contoh, jika ada suatu pelaku usaha yang baru saja memulai usahanya namun belum terdaftar dalam data wajib pajak, maka akan segera kita masukan kedalam data.
Inilah fungsi pendataan ulang tersebut,” ungkapnya.

Sementara, saat ditanyai wartawan mengenai target PAD tahun 2021, Ainudin menuturkan target PAD tahun ini mengalami peningkatan dari target sebelumnya.

“Target PAD tahun 2020 sebesar Rp16 miliar. Sementara tahun 2021, yakni senilai Rp21,528130 miliar. Terdiri dari pajak senilai Rp18,27 milisr dan retribusi senilai Rp3,25 miliar,” pungkasnya. (Deb/Jim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *