PESAWARAN-Dugaan video mesum oknum anggota DPRD Kabupaten Pesawaran, kembali menjadi bola panas di gedung legislatif.
Pasalnya, AS selaku pelapor dugaan video mesum anggota dewan berinisial ES bersama MF mendatangi ruang Badan Kehormatan (BK) DPRD Pesawaran, Rabu (9/6/2021).
Kedatangan SA ke BK DPRD Pesawaran, untuk menindak lanjuti laporannya terkait dugaan video mesum anggota dewan tersebut.
Usai bertemu dengan pelapor SA, Pujadi salah satu anggota BK DPRD Pesawaran membenarkan, bahwa yang ada dalam video tersebut adalah ES.
Penegasan itu, disampaikan oleh Pujadi kepada sejumlah wartawan setelah bertemu dengan pelapor SA, yang menanyakan tindak lanjut laporannya tersebut.
“Kami dari BK DPRD Pesawaran, bersama-sama sudah melihat bukti yang ada dalam video. Dan, yang ada dalam video itu memang benar ES. Namun, untuk pemberhentian sebagai anggota dewan, tergantung dari keputusan partainya,” ujar Pujadi.
Sementara itu, Ketua BK DPRD Pesawaran, Hamsinar mengatakan, terkait sanksi yang akan diberikan kepada ES, sebagai salah satu alat kelengkapan dewan, pihaknya akan melakukan rapat yang dihadiri minimal 5 anggota BK.
“Setelah rapat, kami baru akan mengambil keputusan terkait dugaan video mesum yang dilakukan oleh oknum anggota DPRD tersebut,” jelasnya.
Sementara itu, SA selaku pelapor mengungkapkan, kedatangannya ke BK DPRD Pesawaran ingin konfirmasi terkait kasus ES yang sudah bergulir di Polda Lampung.
“Kerena ES selama ini, menyangkal bahwa yang ada dalam video dugaan mesum itu adalah dirinya,” jelaa SA.
Sementara itu, ES saat ingin dikonfirmasi terkait dugaan video mesum yang sudah bergulir di BK DPRD Pesawaran, sampai berita ini ditayangkan belum memberikan tanggapan.
Bahkan, saat wartawan mediarakata.com, menghubungi melalui ponselnya, sedang tidak aktif. (Ndr)












