SDN 14 Mesuji Timur Kembangkan Inovasi Budidaya Allium Porum

Ngatmiyanto, Kepala SDN 14 Mesuji Timur Kabupaten Mesuji. (foto: Misdi)
Ngatmiyanto, Kepala SDN 14 Mesuji Timur Kabupaten Mesuji. (foto: Misdi)

MESUJI-SD Negeri 14 Mesuji Timur Kabupaten Mesuji kembangkan Inovasi Budidaya Tanaman Bawang Daun( Allium Porrum) Di Kebun /pekarang sekolah setempat yang berlada di desa Tanjung Mas rejo Kecamatan Mesuji timur (Mes-tim) Kabupaten Mesuji.

Kepala Sekolah SDN 14 Mesuji Timur Ngatmiyanto S.Pd  mengatakan bahwa Budi daya tanaman Bawang tersebut sebagai Inovasi daerah yang sesuai dengan pembelajaran siswa khususnya Media Pembelajaran IPA (Vegetatif alami).

Ngatmiyanto menjelaskan bahwaInovasi yang dikembangkan di SDN 14 Mesuji timur saat ini menggunakan 
daun bawang untuk media pembelajaran supaya siswa mengetahui secara 
langsung proses vegetative alami. Selain untuk pembelajaran bisa 
digunakan untuk meningkatkan nilai tambah hasil kebun di sekolah. Lanjutnya,Pemanfaatan daun bawang ini bertujuan untuk menumbuhkan minat 
perkebunan dengan media polybag. Penggunaan polybag  memudahkan dalam penanaman bisa dilakukan oleh siswa sendiri. 

“Inovasi ini baru dilakukan oleh dewan guru karena selama ini masih pandemi.Namun Inovasi ini saya  harapkan dapat diaplikasikan oleh masing-masing siswa dengan perawatan siswa sendiri. Sebab secara tidak langsung dapat mengamati perkembang biakan vegetative alami,” beber pria energik ini sembari memberikan contoh tanamannya kamis (28/4/2022).

 Dia menambahkan Budididaya ini akan menjadi budidaya di  SDN 14 Mesuji Timur dengan satu  tujuan yaitu sebagai Inovasi daerah,menumbuhkan minat belajar siswa dengan media pembelajaran secara langsung .

“ini akan meningkatkan nilai tambah hasil kebun sekolah Menumbuhkan minat perkebunan dengan media polybag  Memudahkan siswa dalam belajar IPA Vegetatif alami,.urainya.

Saat ditanya alasan sekolah saat ini harus berinovasi menurut Ngatmiyanto jika  tidak mampu bersaing dan mengikuti perkembangan jaman, maka generasi muda tidak mampu mengembangkan potensi yang ada dalam bangsa dan negara, baik sumber daya manusia, maupun sumber daya alam untuk kesejahteraan bangsa. “Maka dalam hal ini inovasi pendidikan sangat dibutuhkan,” imbuhnya.

Selain itiu dengan melalukan inovasi inovasi pendidikan, rujuannya untuk memajukan kualitas pendidikan di Indonesia.Apalagi pada masa globalisasi  menuntut  untuk mampu bersaing ditengah-tengah bangsa lain yang mungkin lebih maju, baik dalam hal pendidikan, maupun ilmu pengetahuan dan teknologi lainnya,”urainya.

Alasan sekolah saat ini harus berinovasi menurut Ngatmiyanto adalah jika  tidak mampu bersaing dan mengikuti perkembangan jaman, maka generasi muda tidak mampu mengembangkan potensi yang ada dalam bangsa dan negara, baik sumber daya manusia, maupun sumber daya alam untuk kesejahteraan bangsa. “Maka dalam hal ini inovasi pendidikan sangat dibutuhkan dan sejak 04 maret tim yang dibetuk di SD 14 Mestim  mulai bekerja melaksanakan kegiatan,” pungkasnya. (Mis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *