Harga Cabai dan Bawang di Pringsewu Naik Jelang Idul Adha

Para pedagang Cabai di Pasar Sari Nongko Kabupaten Pringsewu. (foto: ist)
Para pedagang Cabai di Pasar Sari Nongko Kabupaten Pringsewu. (foto: ist)

PRINGSEWU-Harga sejumlah komoditas bumbu dapur di pasar tradisional, seperti cabai merah dan bawang merah terpantau merangkak naik di Pasar Sari Nongko, Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung.

Namun, kenaikan harga Cabai dan Bawang menjelang Hari Raya Idul Adha tahun 2022 tersebut, dikeluhkan sejumlah pedagang di Pasar Sari Nongko.

Salah seorang pedagang Wagirah (50) mengatakan, semua jenis cabai di kiosnya melonjak naik.

“Iya sekarang cabai, dan bawang merah naik. Sudah sekitar setengah bulanan ini terus naik,” kata Wagirah, Senin (13/06/2022).

Dia menuturkan, harga cabai paling tinggi saat ini adalah jenis cabai merah Kenaikan harga cabai tersebut meningkat drastis.

“Sekarang harga Cabai Merah keriting Rp80 ribu/kg, sebelumnya hanya Rp30 ribu/kg. Sedangkan, Bawang Merah sebelumnya Rp20 ribu/kg sekarang Rp50 ribu/kg,” ujarnya.

Dia mengatakan, kenaikan harga cabai karena petani.banyak yang beralih ke tanaman lain, ada juga yang gagal panen yang diakibatkan oleh hama.

“Saya mendapat kiriman cabai, dari petani di sejumlah daerah,” imbuhnya.

Wagirah berharap, harga cabai di pasaran bisa kembali normal seperti semula. Pasalnya, kiosnya kini sepi pembeli imbas dari kenaikan harga cabai tersebut.

“Ya semoga normal lagi, stabil lagi. Soalnya ngaruh sama pendapatan juga jadi sepi, terus yang belanja juga belinya sedikit jadi jarang yang belanja banyak,” harapnya.

Sementara itu, salah satu pembeli Upik mengatakan, harga sejumlah bumbu dapur semuanya naik. Tapi, harus dibeli karena kebutuhan.

“Apa lagi, saya dagang lontong sayur, dan nasi uduk sehingga perlu cabai. Saya berharap, secepatnya harga bisa normal kembali, dan pemerintah bisa mendengar keluhan masyarakat kecil ini,” harapnya. (Bal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *