
PRINGSEWU-Kelompok Sosial Masyarakat (KSM) Asta Brata Pekon Rejosari, Kecamatan Pringsewu Kabupaten menerima bantuan pembagunan gedung Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) dari PUPR Lampung yang bersumber dari DAK untuk Pengembangan sistem pengolahan persampahan.
Dengan adanya Gedung TPS3R tersebut, melalui pihak KSM, nantinya akan digunakan tempat pengelolaan pemilahan sampah plastik juga tempat pembuatan pupuk kompos, yang tidak kala penting juga akan menambah ekonomi masyarakat setempat.
Dari pemilahan juga pengelolaan pupuk kompos, gedung TPS3R tersebut, sumber bahan bakunya dari limbah sampah basah seperti limbah sayur sayuran juga dedaunan.
“TPS3R ini, nanti berfungsi sebagai tempat pemilahan limbah sampah, bukan untuk pembuangan sampah, dan hasil akhirnya nanti tetap pembuangannya ada di tempat pembuangan sampah Akhir (TPSA) Bumi Ayu,” jelas Ketua KSM Asta Brata, Sanim, Senin (11/7/2022) lalu.
Dikatakannya, gedung TPS3R dibagun di lahan seluas 20×25 meter dengan hibah hak guna pakai selama 25 tahun.
“Pembangunan TPS3R ini, berlokasi di Dusun 02 RT 04 Pekon Rejosari, ditargetkan akan rampung ahir tahun ini yang nantinya akan kita kembangkan berbagai inovasi baru dengan bahan baku limbah yang bisa kita pakai,” kata Sanin.
Bahkan, lanjutnya, akan diberdayakan juga masyarakat Rejosari untuk bekerja memilah dan mengelolah sampah guna menambah ekonomi masyarakat.
Sanim mengatakan, KSM Asta Brata mempunyai rencana pengolahan sampah hidroponik mini, budidaya margot dan budidaya jangkrik.
Menurutnya, KSM Asta Brata nantinya akan berkoordinasi dan bekerjasama dengan TPS3R yang sudah ada seperti di Pringsewu Selatan, Pringsewu Barat, Pringsewu Utara, Podomoro dan Sidoharjo.
“Kami akan berkomunikasi dengan mas Lukam, karena beliau adalah pelopor utamanya TPS3R ini, kami akan berkoordinasi dan memfungsikannya, seperti contohnya Aqua Gelas, nantinya ditangan kami akan kami buat dan modifikasi sedemikian rupa sehingga bisa menjadi barang bisa di fungsikan juga oleh masyarakat,” jelas Sanim.
Selain itu, nanti juga dari limbah sampah basah seperti daun daunan, nantinya akan Produksi dan diolah menjadi Marggot dan pengolah pupuk kompos, dan ketika sudah menjadi bahan baku samph tersebut bisa dijual. Ungkap ketua KSM Asta Brata Sanim.
Sementara itu, Kepala Pekon Rejosari Khotmanudin sangat berterima kasih atas adanya bantuan Dak. mudah-mudahan bisa bermanfaat.
“Ini program sangat bagus dan kita nantinya bisa produksi dan diolah menjadi Marggot dan pengolah pupuk kompos. Contohnya, aqua gelas nantinya akslan dibuat dan modifikasi sehingga bisa menjadi barang yang bisa difungsikan juga oleh masyarakat,” tandasnya. (Bal)












