Gubernur Arinal Datang, Sulpakar Paparkan Kondisi Mesuji

Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi saat menghadiri Pengajian Akbar di Kabupaten Mesuji. (fofo: Misdi)
Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi saat menghadiri Pengajian Akbar di Kabupaten Mesuji. (fofo: Misdi)

MESUJI-Dihadapan ribuan masyarakat Kabupaten Mesuji, kembali Pj Bupati Sulpakar meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung, untuk memberikan perhatian khusus terhadap  Kabupaten Mesuji khususnya terkait jalan Plprovinsi dan masalah Abrasi di Kecamatan Rawajitu Utara.

“Saya minta Pak Gubernur memberikan perhatian khusus terhadap Kabupaten Mesuji. Dan, jawaban pak gubernur kalau tidak tahun 2023-2024, insyaallah mantab,” kata Sulpakar pada acara pengajian akbar, di Aula GSG Taman Kehati, Sabtu (16/07/2022).

Sulpakar pada kesempatan yang sama juga menyebut sudah bertemu dan beraudensi dengan 105 kepala desa (Kades) di Kabupaten Mesuji.

“Ini ada sahabat-sahabat saya, yaitu para Kades, dan kita sudah sepakat bersama-sama berjuang untuk  membangun Kabupaten Mesuji,” terangnya.

Ia juga menyebut, bahwa Kabupaten Mesuji memiliki APBD yang nilainya tidak sampai Rp900 miliar yaitu, dibawah Rp1 triliun. Bahkan, Sulpakar
juga membeberkan Penghasilan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Mesuji hanya Rp56 miliar.

Menurutnya, dengan Kondisi itu pihaknya berusaha keras bagaimana permasalahan di Kabupaten Mesuji bisa diangkat, dan dicarikan solusinya seperti halnya  jalan provinsi dan masalah Abrasi di Kecamatan Rawajitu Utara, yang harus segera ditangani serta pembangunan dibidang lainnya tujuannya untuk peningkatan ekonomi masyarakat di Mesuji.

“Dengan hadirnya pak gubernur ini, harapan kita semua bisa mendorong untuk kemajuan kabupaten Mesuji,” harapnya.

Sementara itu, Gubernur Arinal Djunaidi mengatakan, bahwa ada hal yang lebih penting dalam pengajian tersebut yaitu, dia bisa bertemu dan bersilaturahmi dengan masyarakat Kabupaten Mesuji.

Selain itu, kata Arinal salah satu  janji kampanyenya yaitu, untuk menjadikan pertanian yang lebih maju, serta masyarakat, aman, damai dan religius.

“Masyarakat kita 75 persen, adalah petani. Dan, Lampung dalam kurun tiga kali panen masih tertinggi tingkat nasional penghasil beras, dan salah satunya yaitu, dari Kabupaten Mesuji,” tandasnya.(Mis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *