
MESUJI-Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PC NU) Kabupaten Mesuji, memperingati Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2022.
Dalam peringatan tersebut, PC NU Mesuji menggelar berbagai kegiatan yang terpusat di Sekretariat PC NU Mesuji Desa Brabasan, Kecamatan Tanjung Raya, Sabtu (22/20/2022).
Kegiatan meliputi upacara Apel Nasional yang diikuti oleh Banom NU, dan ribuan santri se-Kabupaten Mesuji di pagi harinya. Kemudian, dilanjutkan dengan sholawat kebangsaan dan pagelaran wayang kulit malam hari.
Ketua pelaksana kegiatan Ahmad Bazar menjelaskan, kegiatan diselenggarakan dalam rangka peringatan HSN hari ke-7 tahun 2022.
“Kegiatan ini, rutin diselenggarakan PC NU Mesuji setiap tahunnya,” ujarnya.
Peringatan HSN, lanjut Bazar, sejatinya sebagai momentum untuk mengingat dan mengenang jasa para santri yang turut serta dalam memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia kala itu.
Sejarah singkat hari santri cerita Basar berawal dari fatwa ‘Resolusi Jihad’ yang disampaikan oleh KH Hasyim Asy’ari. Pada 22 Oktober 1945, KH Hasyim Asy’ari memimpin perumusan fatwa ‘Resolusi Jihad’ di kalangan kiai dan santri di pesantren.
Fatwa itu berisi kewajiban berjihad untuk mempertahankan Kemerdekaan Republik Indonesia dengan melawan kelompok pasukan penjajah yang masih ada di tanah air.
Perjuangan ini melibatkan para ulama dan santri. Kemudian, perjuangan yang berlandaskan jihad kebangsaan tersebut juga melahirkan peristiwa heroik pada 10 November 1945 di Surabaya yang dikenal dengan Hari Pahlawan.
“Dengan demikian, fatwa ‘Resolusi Jihad’ itu dijadikan landasan peringatan Hari Santri setiap tanggal 22 Oktober yang ditetapkan Presiden Jokowi pada sejak 2015 silam,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua PC NU Kabupaten Mesuji Gus Karim pada peringatan Hari Santri mengimbau agar momentum peringatan HSN seluruh kader-kader NU, dan para santri untuk selalu merapatkan barisan.
“Ya pada momentum HSN, mari kita rapatkan barisan agar apa yang menjadi cita-cita luhur para muasis NU yaitu, terciptanya negara yang baldatun toyib atun warobun ghofur bisa terwujud,” tegasnya. (Mis)












