
BOGOR-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menerima penghargaan atas penerbitan Surat Keputusan (SK) Alokasi Pupuk Bersubsidi Tercepat dan Input e-Alokasi terbaik.
Penghargaan tersebut, diserahkan langsung oleh Menteri Pertanian (Mentan) RI, Syahrul Yasin Limpo kepada Pelaksana Tugas (Plt) Kabid PSP Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura (DKPTPH) Lampung, Tubagus M Rifki pada acara sosialisasi perubahan kebijakan pupuk, di Hotel Bigland Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat (Jabar), Senin (07/11/2022).
Tubagus menjelaskan, penghargaan yang diterima Pemprov Lampung tersebut didasarkan atas penerbitan Surat (SK) Keputusan Gubernur Lampung No: G/563 /V.21/HK/2022, tentang penetapan alokasi dan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi sektor pertanian tahun 2023, yang ditandatangani oleh Gubernur Arinal Djunaidi pada 5 Oktober 2022.
Ia mengatakan, dalam SK tersebut juga menjelaskan alokasi pupuk bersubsidi sektor pertanian tahun 2023 menurut jenis, jumlah dan sebaran Kabupaten/Kota se-Lampung.
Selain itu, kata Tubagus, SK Gubernur Lampung juga menetapkan HET pupuk bersubsidi tahun 2023 yakni, Pupuk Urea Rp2.250/kilogram, Pupuk NPK Rp2.300/kilogram, dan Pupuk NPK untuk Kakao Rp3.300/kilogram.
“Penyaluran pupuk bersusbidi sektor pertanian tahun 2023, dari kios pengecer kepada petani menggunakan aplikasi Kartu Petani Berjaya berbasis elektonik (e-KPB),” imbuhnya.
Tubagus menjelaskan, untuk tahun 2023 Provinsi Lampung mendapatkan alokasi pupuk bersubsidi yakni, Urea (344.307 ton), NPK (228.519 ton), dan NPK Formula Khusus untuk tanaman kakao (11.127 ton).
“Akhir November tahun ini, ditargetkan seluruh kabupaten sudah menyelesaikan alokasi per kecamatan sampai per petani yang berhak menerima pupuk bersubsidi tahun 2023,” ujarnya.
Diketahui, selain Pemprov Lampung, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan juga menerima penghargaan yang sama dari Kementerian Pertanian (Kementan) RI. (bud/kmf)












