Saat Pertunjukan Wayang ada Kambing Masuk Balai Desa DKM

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Mesuji, Sunardi menyerahkan hadiah seekor kambing kepada juara 1 lomba kebersihan tingkat RT di Desa DKM. (foto: Misdi)
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Mesuji, Sunardi menyerahkan hadiah seekor kambing kepada juara 1 lomba kebersihan tingkat RT di Desa DKM. (foto: Misdi)

MESUJI-Seekor kambing masuk balai Desa Dwi Karya Mustika (DKM), Kecamatan Mesuji Timur  Kabupaten Mesuji, dituntun seorang pria sontak buat heboh seketika saat acara pagelaran Wayang Kulit dalam rangka HUT ke-29 Desa DKM, Minggu (27/11/2022) malam.

Ternyata Kambing itu, hadiah dari Panitia HUT ke-29 Desa DKM, dan diserahkan kepada juara lomba kebersihan lingkungan tingkat RT di desa setempat.

“Ya ada beberapa perlombaan pada peringatan HUT ke-29 Desa DKM yakni, bola volly, bulu tangkis, dan gaple. Selain itu, ada juga lomba kebersihan tingkat RT, dengan hadiah utama seekor kambing,” jelas kepala desa (Kades) DKM, Edy Santosa.

Pertunjukan Wayang Kulit HUT ke-29 Desa DKM dihadiri juga oleh Ketua DPRD Mesuji Elfianah, Kepala Pelaksan BPBD Sunardi, Camat Mesuji Timur Belly Oscar, dan Kades di Kecamatan Mesuji Timur.

Edy menjelaskan, Desa DKM diusianya yang ke-29 tahun menggelar berbagai lomba, dan kegiatan lainnya untuk menyemarakkan HUT Desa DKM yang diperingati setiap 27 November 2022, setelah dua tahun Fakum karena pandemi Covid-19.

Ia mengatakan, Desa DKM merupakan desa transmigrasi lokal (Translok) bulan November tahun 1993 lalu. Masyarakat yang masuk Transmigrasi ke Desa DKM berasal  dari daerah Majapahit, Pagelaran, Kasui, dan Wonosobo berjumlah 491 Kepala Keluarga (KK).

“Ya dari Majapahit berjumlah 160 KK, Pagelaran 168 KK, Kasui 100 KK dan Wonosobo 60 KK,” imbuhnya.

Total masyarakat Tranmigrasi ke Desa DKM yaitu 491 KK hingga tahun 2022 jumlah KK menjadi 604 KK, dengan jumlah penduduk saat ini 1938 jiwa laki-laki sebanyak 1001 orang, dan perempuan 937 orang.

“Desa DKM genap berusia 29 tahun, sedangkan untuk nama Desa Dwikarya Mustika kita ambil hasil musyawarah Ketua KUPT  bersama tokoh masyarakat yang ada pada waktu itu,” jelasnya.

Edy mengatakan, untuk mengenang dan memperingati hari jadi Desa DKM pihaknya bersama perangkat desa, dan kerja sama  seluruh masyrakat menggelar berbagai perlombaan, hingga  doa bersama serta hiburan.

“Pada moment HUT Desa DKM yang ke-29 ini, kita menggelar berbagai acara hingga pagelaran wayang kulit, dan istighotsah doa bersama,” terangnya.

Sebelumnya, kata  Edy, ada beberapa kegiatan yang sudah dilaksanakan diantaranya, turnamen bola volly putra yang dimulai sejak 19 November. Dilanjutkan dengan bulu tangkis ganda putra, gaple, dan kebersihan lingkungan serta hadroh atau mawalan.

“Untuk hiburan Kuda Lumping, Wayang kulit, dan istighotsah doa bersama dilaksanakan pada 29 November 2022,” tandasnya. (Mis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *