TULANGBAWANG BARAT – Dipenghujung tahun 2022, sebanyak 17 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilingkup Pemerintah Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) hengkang ke luar daerah.
Berdasarkan data yang dihimpun dari Bidang Pengembangan Mutasi dan Diklat, Badan Kepegawaian & Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tubaba, rata-rata PNS tersebut pindah ke kabupaten tetangga. Namun, ada juga yang naik ke tingkat Pemrov, bahkan ada yang pindah ke luar provinsi.
Diantaranya, 7 PNS pindah tugas ke Pemkab Lampung Utara, kemudian 1 PNS pindah tugas ke Pemkab Lampung Tengah, 2 PNS pindah tugas ke Pemkab Pringsewu, 1 PNS pindah ke Pemkab Lampung Selatan, 3 PNS pindah Pemkab Lampung Timur, 1 PNS pindah ke Pemkot Bandarlampung, 1 PNS pindah ke Pemkot Surakarta, Provinsi Jawa Tengah dan 1 PNS pindah ke Pemrov Lampung.
Kepala Bidang Pengembangan Mutasi dan Diklat, BKPSDM Tubaba, Rahman mengatakan, selain ke-17 PNS yang pindah tersebut. Terdapat 8 pegawai lagi yang sedang dalam proses usulan mutasi ke luar daerah.
Ia menyebut para PNS yang melakukan mutasi rata-rata berasalan ingin mendekatkan diri dengan keluarga.
” Mereka pulang ke daerah asal masing-masing. Mendekatkan diri dengan keluarga,” ujarnya saat dikonfirmasi wartawan diruangnya, Senin (26/12/2022).
Sementara itu, berdasarkan data yang dihimpun dari Bidang Pengadaan, Pemberhentian, Informasi dan Fasilitas Profesi ASN, BKPSDM Tubaba, per Januari 2022 terdapat 2.880 jumlah PNS di Tubaba. Kemudian, saat ini per Desember 2022, jumlah PNS bertambah menjadi 3.391orang, penambahan tersebut terdiri dari Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), 486, CPNS 82, STTD 6, dan Mutasi Masuk 13
Sedangkan untuk pengurangan, terdapat 64 orang yang pensiun. Kemudian mutasi keluar 12 orang.
” Kalau dia dia tidak ada pengurangan maka jumlah ASN kita 3.467. Maka proyeksi kebutuhan ASN 2.684 teridiri dari berbagai formasi,” pungkasnya. (Jim)












