Selama Ramadhan, SMAN 01 Simpang Pematang Laksanakan KBM dan Kegiatan Keagamaan

MESUJI –  Selama Ramadhan 1444 H, SMAN 01 Simpang pematang mengadakan kegiatan Keagamaan seperti Berbagi Takjil, Sholat Dhuha, Tadarus bersama, Pesantren Ramadhan, Pelaksanaan Zakat Fitrah saat menjelang hari raya.

Kepala SMAN 01 Simpang Pematang, M.Sururi menjelaskan bahwa SMAN 01 Simpang Pematang mendukung penuh program Pemerintah Provinsi Lampung melalui kepala dinas pendidikan dan kebudayaan Provinsi Lampung yang juga Pj.Bupati Mesuji, Sulpakar.

Dikatakannya, dalam rangka penguatan karakter dan penanaman nilai keagamaan, selama Ramadhan, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tetap berjalan, namun diiringi dengan kegiatan yang lain seperti Sholat Dhuha dan Tadarus bersama yang di prakarsai OSIS ada juga Kegiatan Berbagi Takjil, Pesantren Ramadhan dan di akhir nanti ada zakat fitrah.

Selama Ramadhan 1444 H SMAN 01 Simpang Pematang melaksanakan KBM seperti biasa, namun ada pengurangan jumlah jam KBM yang biasanya 45 menit perjam di jadikan 30 menit  sesuai edaran Sekda Provinsi Lampung.

“Ya kita laksanakan sesuai edaran  sekda  Nomor:054.2/1205/07/2023 Tanggal 21 Maret 2023 Tentang Jam Kerja Aparatur Sipil Negara Selama Ramadhan 1444 H. dan Edaran Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung tentang Jam Kerja KBM Selama Ramadan 1444 H, ” jelas Sururi, Sabtu (08/04/2023).

Dijelaskannya, penguatan pendidikan karakter dan nilai keagaman seperti melatih Tadarus dan sholat dhuha melatih siswa untuk aktif dan paham terkait sholat sunah dan bacaan alquran.Berbagi takjil melatih siswa untuk berbagi dengan sesama, Pesantren Ramadhan meningkatkan nilai nilai keagamaan selama Ramadhan agar puasanya berjalan dengan baik dan mendapat pahala puasa dengan sepenuhnya,

” Terakhir adalah kegiatan Zakat Fitrah untuk seluruh siswa siswi tujuanya adalah untuk saling berbagi dengan fakir miskin dimana kita yang berkecukupan di latih untuk memberi kepada yang kekurangan,” urainya.

Menurut Sururi, ibadah puasa disyariatkan kepada umat Nabi Muhammad SAW, ibadah puasa diwajibkan bagi umat Islam selama bulan Ramadhan pada setiap tahunnya.

Ibadah puasa sejatinya bukan syariat baru, Ibadah puasa telah disyariatkan kepada umat-umat terdahulu sebelum umat Nabi Muhammad saw.

*Ya kita tahu Ibadah puasa mengandung banyak manfaat dan keutamaan bagi umat manusia baik secara jasmani maupun secara rohani. Oleh karena itu, ibadah puasa tidak hanya disyariatkan kepada umat terdahulu, tetapi juga untuk umat Nabi Muhammad saw, umat akhir zaman,” terangnya saat berbincang dengan Media ini.

Lebih dalam dia memaparkan Ibadah puasa bermanfaat untuk menaklukkan setan karena syahwat-syahwat itu merupakan jalan masuk setan, “musuh” Allah. Sedangkan syahwat pada manusia itu menguat oleh sebab makan dan minum.

Dari sini kemudian, kata Sururi ibadah puasa menjadi pintu ibadah dan tameng atau perisai bagi mereka yang berpuasa. “Ibadah puasa mempersempit ruang gerak setan di dalam tubuh orang yang berpuasa,” pungkasnya. (Mis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *