Per Mei 2023, Tercatat  Lima  Kebakaran Rumah Terjadi di Mesuji

MESUJI – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kabupaten Mesuji mencatat ada lima kejadian kebakaran rumah dari Januari hingga Mei 2023, penyebab utamanya rata-rata karena konseleting listrik.

Dan ini menjadi peringatan bagi semua warga Mesuji untuk lebih hati-hati dengan ancaman bahaya  kebakaran yang kapan saja bisa terjadi dan harus memperhatikan jaringan listrik dirumahnya.

Kepala Bidang (Kabid) Pemadaman Kebakaran, Evakuasi dan Sarana Prasarana, Damkartan Mesuji, Feri Antomi menjelaskan, di tahun 2023 mulai bulan Januari hingga Mei sudah ada lima kasus kejadian kebakaran.

Adapun rinciannya yakni pada 7 Februari Kejadian kebakaran terjadi di Desa Tanjung Menang Kecamatan Mesuji Timur, kemudian di 21 maret di Desa Wira Bangun, Kecamatan Simpang Pematang, selanjutnya di 2 April di Desa Berasan Makmur, Kecamatan Tanjung Raya. Dan yang  pada 22 Mei di Desa Wiralaga II Kecamatan Mesuji dan pada tanggal 23 di Wirabangun kecamatan Simpang Pematang.

“Mayoritas penyebab kebakaran disebabkan konsleting listrik,” jelas Ferry Antomi saat dihubungi Media Rakata, Rabu (24/05/2023).

Sedangkan pada tahun 2022 kejadian kebakaran yang tercatat dalam laporan Damkartan Mesuji sebanyak 16 kejadian.

Terkait dengan kasus kebakaran di Mesuji, ia mengimbau agar masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan dan upaya pencegahan.Di antaranya dengan menggunakan peralatan listrik yang sesuai standar guna mengantisipasi korsleting.

“Sebaiknya kabel di lakukan perawatan setiap 10 tahun sekali menggunakan Kabel sesuai standar PLN,” imbuhnya.

Kemudian kata dia lagi hindari menggunakan kabel serabut yang dilewati arus listrik secara berkepanjangan, dan tidak menumpuk terminal untuk bermacam penggunaan arus listrik.

“Ya kita mengimbau  untuk warga yang dirumah menggunakan arus listrik lebih dari 1R, dan memiliki usaha minyak / Perta mini dan bahan yang menyebabkan mudah menimbulkan bahan API agar menyediakan tabung APAR minimal yang 3 kg dan APAR untuk penanganan secara dini serta jangan mudah panik segera lakukan penanganan,dan segera menghubungi Damkartan,” tandasnya. (Mis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *