Pesawaran Penghasil Ternak Sapi Kelima Provinsi Lampung

PESAWARAN – Ketua TP PKK Kabupaten Pesawaran menerangkan, seyogyanya para petani selain memahami cara pencegahan dan pengobatan PMK, juga meningkatkan pengetahuan dan keterampilan di sektor budidaya ternak, sehingga petani dapat meningkatkan produksi, pendapatan dan kesejahteraan secara optimal.

Untuk mewujudkan harapan itu, pemerintah Kabupaten Pesawaran menggelar Komunikasi, Informasi Dan Edukasi Pengendalian Penyakit Mulut dan Kuku (KIE PMK), sehingga para petani semakin mengetahui bagaimana cara pencegahan dan pengobatan PMK pada hewan ternak, sehingga penularan PMK dapat dicegah dan dikendalikan sedini mungkin.

Berdasarkan hasil validasi data peternakan Provinsi Lampung Tahun 2022, tercatat produksi ternak sapi potong sebanyak 22.500 ekor, kerbau 972 ekor, kambing potong 55.186 ekor, domba 5.839 ekor, ayam buras 215.797 ekor, ayam ras pedaging 3.110.537 ekor, dan ayam ras petelur 456.802 ekor.

Dari data tersebut, masih dijumpai berbagai permasalahan. Istri Bupati Pesawaran itu menyebut permasalahan utama yang dihadapi oleh petani peternakan saat ini adalah penyakit hewan menular spesifik seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada sapi, kerbau dan kambing.

“Pada Tahun 2022, ternak Sapi di Kabupaten Pesawaran yang mulai terkena PMK terlaporkan dalam aplikasi e-isikhnas sebanyak 41 ekor,” kata Nanda saat menghadiri acara Komunikasi, Informasi Dan Edukasi Pengendalian PMK di Desa Margorejo Kecamatan Tegineneng, Pesawaran, Lampung, Selasa (24/10/2023).

Nanda juga mengatakan, berbagai upaya pencegahan penularan dan pengendalian Penyakit PMK telah dilakukan dan disosialisasikan secara intensif dengan cara memberikan edukasi pengetahuan cara pencegahan, biosekuriti, dan vaksinasi PMK oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah kepada masyarakat peternak khususnya di Kabupaten Pesawaran.

Nanda juga mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Lampung melalui Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung yang telah memfasilitasi berbagai bantuan prasarana peralatan kesehatan hewan, obat-obatan dan vaksinasi PMK, khususnya pada acara kegiatan KIE Pengendalian PMK Tahun 2023 ini.

“Tidak lupa juga kami ucapkan terima kasih yang setingi-tingginya kepada Ibu Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan, Ibu Ir. Lili Mawarti, M.Si. atas pembinaan dalam program kegiatan sikomandan, sehingga Kabupaten Pesawaran termasuk salah satu dari lima besar daerah kabupaten penghasil ternak sapi di Provinsi Lampung, “tambah dia.

Kegiatan Komunikasi, Informasi Dan Edukasi Pengendalian PMK ditandai dengan penyerahan keanggotaan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Subsektor Peternakan Kabupaten Pesawaran tahun 2023 secara simbolis.

Hadir dalam kegiatan Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung di wakili Kepala Bidang Keswan Drh. Anwar Bahri, para pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesawaran, Camat Tegineneng , Kepala Desa Margorejo, para petani dan peternak di Kecamatan Tegineneng. (Indra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *