TUBABA  

Kesbangpol Bersama FKDM Tubaba Gelar Sosialisasi Siap Kondusif

TULANG BAWANG BARAT – Dalam rangka memperkuat stabilitas daerah dan meningkatkan mutu pelayanan publik, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) menggelar rapat koordinasi dan sosialisasi Sistem Informasi Administrasi Program Kewaspadaan Terpadu (Siap Kondusif).

Kegiatan tersebut dilakukan Kesbangpol Tubaba bersama Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), di Pulung Kencana, Rabu (03/12/2025).

Kepala Kesbangpol Tubaba, melalui Sekretaris, Mubaraq Daud mengatakan,

berdasarkan UU. No 23/2014 satkernya mempunyai tugas pokok melaksanakan penyusunan dan pelaksanaan kebijakan daerah didalam kesatuan bangsa dan politik dan perlindungan masyarakat sebagai salah satu bentuk implementasi visi dan misi Bupati Kabupaten Tubaba.

Untuk itu, pentingnya memperkuat peran FKDM dalam meningkatkan deteksi dini dan mitigasi potensi kerawanan di wilayah.

Ia menjelaskan, “Siap Kondusif” merupakan inovasi yang diharapkan mampu mempercepat proses identifikasi, pelaporan, dan penanganan isu kerawanan sosial secara terstruktur dan tepat waktu.

Aksi perubahan ini dilatarbelakangi oleh kondisi saat ini yang semakin dinamis didalam kemajuan era digital.

Dalam penyelenggaraan urusan pemerintah, Kesbangpol Tubaba mesti memiliki ketersedian data yang akurat, cepat, dan terintergrasi merupakan kebutuhan strategi untuk mendukung stabilitas daerah serta pengambilan kebijakan yang tepat.

Dalam mewujudkan tugas pokok sekretaris didalam aksi perubahan memiliki peran strategi sebagai penggerak utama dalam memastikan keberhasilan perencanaan, koordinasi, dan implementasi kegiatan, dan untuk menjamin seluruh tahapan aksi perubahan berjalan efektif, terarah, serta sesuai tata kelola organisasi.

Kesbangpol Tubaba memiliki tugas pokok menyelenggarakan urusan pemerintah bidang kewaspadaan nasional dan penanganan konflik, bidang politik dalam negeri dan organisasi kemasyarakatan, bidang ideologi dan wawasan kebangsaan serta ketahanan ekonomi, sosial, budaya, dan agama.

Mubaraq menambahkan, manfaat dari aksi perubahan ini terbagi dua manfaat internal dan manfaat eksternal.

“Manfaat internal mendukung pengambilan keputusan berbasis data sehingga kebijakan penanganan daerah menjadi lebih tepat sasaran. Sementara, manfaat eksternal memperkuat koordinasi lintas sektor melalui sistem informasi bersama yang terbuka dan mudah diakses,” tambahnya.

“Sebagai tindak lanjut aksi perubahan yang dijangkau menengah, serta penguatan tata kelola data dan kinerja internal serta penguatan kolaborasi lintas sektor dalam integrasi sistem,” paparnya.

Masih kata Mubaraq, dan sebagai tindak lanjut aksi perubahan jangka panjang penyusunan kebijakan strategi dan intergrasi daerah replika penguatan keberlanjutan dan evaluasi dampak inovasi dan pengukuran kinerja digitalisasi dan pengembangan layanan berbasis online yang valid aktual dan akurat.

“Demikian laporan implementasi aksi perubahan siap kondusif semoga dukungan pihak terkait terutama stakeholder internal maupun eksternal dapat bermanfaat demi terwujudnya sinergitas antara Pemkab dan Forkompinda serta masyarakat di Kabupaten Tubaba dalam menciptakan stabilitas daerah,” pungkasnya. (Jim)