TULANGBAWANG BARAT— Anggota DPRD Provinsi Lampung, Putra Jaya Umar, menekankan pentingnya penguatan pendidikan karakter anak berbasis nilai-nilai Pancasila dalam kegiatan sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Tiyuh Tirta Makmur, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kabupaten Tulangbawang Barat, Minggu (26/4/2026).
Dalam pemaparannya, Putra menyoroti kondisi generasi muda saat ini yang dinilai mulai mengalami penurunan pemahaman terhadap nilai-nilai dasar kebangsaan.
Ia menyebut, salah satu penyebabnya adalah berkurangnya penekanan terhadap pendidikan moral seperti Pendidikan Moral Pancasila (PMP) dalam sistem pembelajaran.
“Sekarang banyak anak yang tidak hafal Pancasila. Bahkan, ada fenomena murid melawan guru. Ini menjadi perhatian serius, karena tidak mencerminkan nilai-nilai Pancasila,” ujarnya.
Menurutnya, pendidikan tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga harus menyentuh pembentukan karakter dan psikologi anak.
Nilai-nilai seperti disiplin, tanggung jawab, serta sikap produktif harus ditanamkan sejak dini, baik di lingkungan keluarga maupun sekolah.
Putra menegaskan bahwa Pancasila mengandung nilai luhur yang bersumber dari norma, adat, budaya, dan agama, sehingga sangat relevan dijadikan dasar dalam mendidik generasi muda.
Ia mengajak para orang tua dan tenaga pendidik untuk lebih aktif dalam membentuk karakter anak agar memiliki kepribadian yang kuat dan berakhlak.
“Didiklah anak-anak kita agar menjadi pribadi yang produktif dan memiliki landasan agama yang baik. Pendidikan karakter ini penting untuk masa depan bangsa,” tegasnya.
Selain itu, ia juga mengingatkan bahwa peran DPRD tidak hanya pada fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan, tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam melakukan sosialisasi ideologi serta peraturan daerah kepada masyarakat, termasuk terkait pencegahan dan penanggulangan narkoba.
Melalui kegiatan ini, Putra berharap kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan karakter berbasis Pancasila semakin meningkat, sehingga mampu mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam nilai moral dan kebangsaan. (Jim)












