TULANGBAWANG BARAT-Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Tulangbawang Barat (Tubaba) Iwan Mursalin menegaskan tidak ada lagi istilah antara dinas basah dan kering di pemerintahan Bupati Novriwan Jaya dan Wakil Bupati Nadirsyah.
Menurutnya, semua dinas instansi yang ada di Kabupaten Tubaba harus bersatu padu dan memiliki rasa tanggungjawab yang sama dalam mensukseskan program visi dan misi pemerintah daerah.
“Tidak ada lagi ego sektoral, itu yang kita tekanan. Jadi, tidak ada lagi istilah antara dinas mata air dan dinas air mata, basah atau kering. Semua punya peranan dalam mengawal program kerja Pemkab,” kata Iwan saat dikonfirmasi wartawan diruangnya, Kamis (8/1/2025).
Pasalnya, kata Iwan, hal tersebut merupakan kunci utama pemerintah dalam bertahan ditengah kondisi fiskal daerah yang saat ini sedang tersendat-sendat.
Seluruh ASN di Kabupaten Tubaba mesti optimistis menjalan program peningkatan perekonomian masyarakat, dan program kesehatan serta program peternakan.
Melalui kolaborasi dan sinergitas dari berbagai macam tingkatan dan struktur OPD yang ada di Tubaba.
“Saya mendorong semua OPD berperan aktif dalam menjalankan program Tubaba Q berdaya, Tubaba Q sehat dan program UMKM dan KUR super mikro. Mulai dari dinas, kecamatan hingga tiyuh (Desa-red),” ucapnya.
Iwan meng ibaratkan, sebuah perahu yang ingin berjalan ke hulu sungai, mesti didayung satu arah.
“Jika kolaborasi dan sinergi ini berjalan, insyaAllah semua bisa problematika dan dinamika kedepan bisa teratasi,” tuturnya.
Iwan juga meminta semua OPD di Kabupaten Tubaba tidak hanya diam berpangku tangan meskipun kondisi APBD yang relatif minim. Terlebih disisi insfrastruktur.
” Walaupun kita sudah tidak punya Dana Alokasi Khusus (DAK). Saya sudah perintahkan Dinas PUPR melalui bidang Bina Marga untuk jemput bola ke pusat. Minimal ada pembangunan jalan koridor yang masuk ke Tubaba meskipun penanganannya dilakukan langsung oleh kementerian. Hal yang seperti ini berlaku juga untuk dinas lainnya,” pungkasnya. (Jim)












