Semarak Maulid 1448 H, Masjid Al-Muttaqin Bagelen Hidupkan Semangat Dakwah Lewat Lomba dan Tausiyah

PESAWARAN – Semangat Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H terasa berbeda di Masjid Al-Muttaqin, Dusun Bangun Sari, Desa Bagelen, Kecamatan Gedong Tataan. Di bawah komando Ketua Takmir, Ustadz Wagirin, peringatan tahun ini dikemas tidak hanya seremonial, tetapi menjadi ajang pembinaan nyata bagi generasi muda Islam.

Sabtu (5/9/2026), halaman masjid yang biasanya tenang mendadak ramai oleh suara adzan, lantunan ayat, dan semangat cerdas cermat dari ratusan anak TPA se-Desa Bagelen dan sekitarnya.

Ustadz Wagirin selaku Ketua Takmir Masjid Al-Muttaqin menegaskan bahwa Maulid harus menjadi momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah secara konkret.

“Memperingati Maulid itu bukan hanya membaca sholawat. Tapi bagaimana kita mencetak anak-anak yang berakhlak seperti Nabi. Lewat lomba Adzan, Hafalan, dan Cerdas Cermat ini, kita tanamkan cinta Al-Qur’an dan sunnah sejak dini. Karena ini tanggung jawab kita bersama,” tegas Ustadz Wagirin dengan penuh semangat.

Beliau juga mengapresiasi kekompakan panitia dan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan acara ini adalah buah dari sinergi seluruh elemen.

Ketua Panitia Pelaksana, Sriyono, dalam sambutannya menyebut bahwa pelaksanaan Maulid Nabi ini sebagai wujud kecintaan terhadap Nabi Muhammad SAW.

“Berkat inisiasi bersama, acara Maulid tahun ini kita isi dengan lomba. Alhamdulillah, animo masyarakat luar biasa. Ini semua berkat bimbingan beliau,” ujar Sriyono.

Apresiasi juga datang dari Tokoh Agama, Drs. H. Rouf Manan.

“Saya salut dengan Ustadz Wagirin. Beliau mampu menggerakkan masjid menjadi pusat pendidikan. Ini dakwah yang cerdas. Anak-anak kita butuh figur seperti beliau,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Tokoh Masyarakat, Mondro.

“Sejak dipimpin Ustadz Wagirin, Masjid Al-Muttaqin makin hidup. Kegiatan keagamaan jalan terus. Kami warga Bangun Sari bangga punya pemimpin takmir seperti beliau,”kata Mondro.

Dukungan penuh juga datang dari Pemerintah Desa. Kepala Desa Bagelen, Merdi Parmanto, mengatakan pihaknya sangat mendukung kegiatan keagamaan yang mengarah pada pembinaan generasi.

Atas nama Pemerintah Desa Bagelen, kami mengapresiasi setinggi-tingginya kepada Takmir Masjid Al-Muttaqin dan Ustadz Wagirin. Kegiatan seperti ini harus terus kita dukung. Karena dari masjidlah lahir generasi yang cerdas, berakhlak, dan cinta kampung halamannya. Semoga Desa Bagelen menjadi desa yang religius dan berkah,”ucap Merdi Parmanto.

Kemeriahan acara semakin lengkap dengan penampilan hadroh dari grup rebana remaja masjid yang mengiringi sholawat. Suasana semakin khidmat saat dilanjutkan dengan pembagian hadiah kepada para pemenang lomba.

Puncak acara diisi dengan tausiyah agama oleh Ustadz Aidi Afrian, S.Ag. selaku Dewan Dakwah Lampung. Dalam tausiyahnya beliau mengungkapkan,

“Maulid adalah pengingat bahwa Rasulullah hadir membawa cahaya. Tugas kita hari ini adalah melanjutkan cahaya itu melalui pendidikan anak. Masjid harus jadi rumah kedua untuk mencetak generasi yang cinta Al-Qur’an, cinta Nabi, dan cinta tanah air,” ungkap Ustadz Aidi.

Hadir dalam acara Maulid Nabi SAW. Wakil Ketua II DPRD Pesawaran, Aria Guna. Anggota DPRD Pesawaran, Herman. Kapolsek Gedong Tataan, Danramil Gedong Tataan. Perwakilan Museum Transmigrasi. Kepala Desa Bagelen, Merdi Parmanto, Babinsa, Babinkamtibmas, Para Kepala Sekolah. Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan tamu undangan.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan dan keberkahan masyarakat Desa Bagelen. (Indra).