MESUJI  

Meski Kemarau, Petani di Mesuji Masih Bisa Panen 8 Ton Per hektare

MESUJI -Kemarau seperti yang terjadi hingga di Minggu terakhir bulan September tahun 2026 ini namun petani Padi yang ada diKabupaten Mesuji masih bisa panen hingga 8 ton perhekrar.

Itu terlihat saat Bupati Mesuji Hj.Elfianah, panen raya Gadu padi varietas Cibatu dilahan seluas 0.75 hektare, dengan potensi panen tahun ini secara keseluruhan di kecamatan Rawa Jitu Utara (RJU) mencapai 535 Hektare lahan sawah.

“Secara simbolis, Bupati melakukan panen di Desa Bandar Anom, Kecamatan RJU dengan rata-rata hasil panen mencapai 8 ton per hektare,”jelas Samsi Hermansyah Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mesuji saat dihubungi jumat(25/09/26).

Terpisah Camat Rawa Jitu Utara (Rju) Hendra Kurniawan mengaku jika panen tahun ini lebih dirasakan hasilnya oleh Masyarakat. Hal ini disebabkan makin baiknya infrastuktur jalan yang ada di kecamatan Rju.

“Sebelumnya masyrakat  terbebani biaya lebih besar untuk mengeluarkan hasil pertanian misalnya dengan membayar ongkos ojek, untuk mengangkut hasil panen keluar lahan, sekarang dengan baiknya infrastruktur jalan usaha tani, masyarakat cukup dengan mengangkut padi ke tanggul terdekat,”terangnya

“Pada musim panen gadu tahun ini berdasarkankan data pertanian di Kecamatan Rju berpotensi menghasilkan 4 Ribu ton lebih gabah kering,” pungkasnya (Mis)