Bupati Sujadi: Radikalisme dan Terorisme Tidak Boleh Menyelip di Otak ASN

PRINGSEWU-Bupati Pringsewu, Sujadi mengingatkan ideologi negara, termasuk masalah radikalisme dan terorisme tidak boleh menyelip di otak dan hati Aparatur Sipil Negara (ASN).

Penegasan itu, disampaikan Bupati Sujadi kepada 60 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) saat penyerahan SK CPNS formasi 2021, di aula Utama Pemkab Pringsewu, Rabu (06/04/2022).

“Ideologi negara kita, adalah Pancasila dan UUD 1945. Sehingga jika ada CPNS yang sebelum masuk sudah terpapar, dan sampai meyakini ideologi selain ideologi negara, maka sebelum menjadi PNS 100% untuk segera diluruskan,” ujarnya.

Menurut Sujadi, manakala ASN sudah terpapar ideologi yang lain, bisa dipastikan ketaatannya akan berkurang. Bahkan, tidak akan taat sama sekali terhadap pimpinan.

“Apabila diantara 60 CPNS, ada yang memiliki faham negara khilafah, agar cepat-cepat mengaji sebelum menjadi seorang PNS 100%. Dan, jika ada yang tidak sanggup, saya dengan senang hati siap untuk mengeluarkan tandatangan,” tukasnya.

Bupati Sujadi juga mengingatkan, ASN CPNS di Kabupaten Pringsewu, untuk memedomani prinsip 100-0-100 yakni, 100% benar dalam perencanaan program, 0% kesalahan, dan 100% benar dalam laporan dan pertanggungjawaban.

Sementara itu, Sekdakab Pringsewu Heri Iswahyudi mengatakan, 60 CPNS yang menerima SK dari Bupati Sujadi terdiri dari 43 tenaga kesehatan, dan 17 tenaga teknis.(Bal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *