Tanggamus Lampung— Panggung Taman Kota Soekarno Hatta, Kota Agung, dipenuhi semangat dan antusiasme masyarakat. Sebanyak 50 talenta muda dari berbagai wilayah di Kabupaten Tanggamus tampil dalam Kontes Dangdut Karang Taruna Kabupaten Tanggamus 2026, Jumat (28/8/2026).
Kontes ini tidak sekadar menjadi ajang adu kemampuan bernyanyi, tetapi juga menjadi ruang bagi generasi muda Tanggamus untuk menunjukkan karakter vokal, kreativitas, keberanian, dan kemampuan tampil di hadapan publik.
Alunan musik dangdut, antusiasme penonton, serta penampilan para peserta membuat suasana kawasan taman kota semakin semarak. Nuansa semangat kemerdekaan turut terasa melalui panggung kreativitas generasi muda.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Karang Taruna Kabupaten Tanggamus dalam menyediakan ruang positif bagi generasi muda untuk berkarya, berkompetisi, dan mengembangkan potensi.
Sejumlah unsur pemerintah daerah turut hadir memberikan dukungan, di antaranya Wakil Bupati Tanggamus Agus Suranto, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora), Kesbangpol, Camat Kota Agung, Camat Kota Agung Barat, Lurah Pasar Madang, Lurah Baros, dan Lurah Kuripan.
Alumni LIDA 2021 Turut Menjadi Juri
Persaingan semakin menarik dengan hadirnya Rian Agustian, alumni Liga Dangdut Indonesia (LIDA) 2021 Indosiar, sebagai salah satu anggota dewan juri.
Rian bersama Wana Ginadi Putra atau Koko dipercaya menilai penampilan para peserta.
Penilaian tidak hanya mencakup kualitas suara, tetapi juga karakter vokal, teknik bernyanyi, penghayatan lagu, serta kemampuan menguasai panggung.
Kehadiran juri berpengalaman memberikan pengalaman berharga bagi para peserta. Selain berkompetisi, mereka juga memperoleh kesempatan untuk belajar langsung dari insan yang telah merasakan ketatnya persaingan di panggung kompetisi musik.
Bagi para peserta, beberapa menit di atas panggung menjadi kesempatan penting untuk menunjukkan kemampuan sekaligus membangun kepercayaan diri.
Karang Taruna Tegaskan Kontes Bukan Sekadar Perlombaan
Mewakili Ketua Karang Taruna Kabupaten Tanggamus, Wakil Ketua Mastang, S.E., menegaskan bahwa kontes dangdut tersebut tidak semata-mata diselenggarakan untuk mencari juara.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Karang Taruna dalam membuka ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan kreativitas.
“Yang kita bangun bukan hanya sebuah perlombaan. Kita ingin memberikan ruang bagi generasi muda untuk tampil, berkarya, berprestasi, dan saling menguatkan,” ujar Mastang.
Ia menegaskan bahwa generasi muda membutuhkan ruang nyata untuk menunjukkan kemampuan. Oleh karena itu, kegiatan kepemudaan perlu diarahkan pada aktivitas yang produktif, kreatif, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kontes tersebut juga melibatkan berbagai pihak, mulai dari pelaku UMKM, TK Dharma Wanita, SD Muhammadiyah, SMK Himata, sponsor, hingga masyarakat.
Menurut Mastang, kolaborasi menjadi kunci agar kegiatan kepemudaan tidak berhenti sebagai panggung hiburan semata.
Kehadiran masyarakat, pergerakan UMKM, ruang bagi pelaku seni, serta partisipasi generasi muda turut menciptakan aktivitas ekonomi dan memperkuat interaksi sosial di tengah masyarakat
Mastang juga meminta seluruh peserta tampil maksimal dan tetap menjunjung tinggi sportivitas.
“Menang itu penting, tetapi keberanian untuk tampil dan berkarya jauh lebih penting. Jadikan panggung ini sebagai pengalaman untuk terus berkembang,” pesannya.
Agus Suranto Apresiasi Kontes Dangdut Karang Taruna
Apresiasi terhadap kegiatan tersebut disampaikan Wakil Bupati Tanggamus Agus Suranto.
Agus menilai konsep yang dihadirkan Karang Taruna memiliki identitas kuat dan berbeda dari kegiatan lainnya.
“Nama Kontes Dangdut Karang Taruna ini sangat cemerlang, lain daripada yang lainnya,” kata Agus.
Ia mendorong Karang Taruna untuk tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi terus menghadirkan program kreatif yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurut Agus, organisasi kepemudaan memiliki posisi strategis dalam membangun kreativitas generasi muda. Oleh karena itu, kegiatan seperti kontes dangdut perlu terus dikembangkan agar menjadi ruang produktif bagi generasi muda Tanggamus.
Kontes ini sekaligus mempertemukan pemerintah, masyarakat, pelaku UMKM, dunia pendidikan, sponsor, dan insan seni dalam satu rangkaian kegiatan.
Panggung bagi Talenta Muda Tanggamus
Kontes Dangdut Karang Taruna Kabupaten Tanggamus 2026 menunjukkan bahwa potensi generasi muda membutuhkan ruang untuk berkembang.
Lima puluh peserta yang tampil tidak hanya berupaya meraih gelar juara. Mereka juga membangun keberanian, pengalaman, dan kepercayaan diri untuk melangkah lebih jauh.
Dari Taman Kota Soekarno Hatta, pesan tersebut terlihat jelas: generasi muda Tanggamus memiliki talenta dan membutuhkan ruang untuk menunjukkannya.
Oleh karena itu, keberlanjutan kegiatan semacam ini menjadi penting, bukan hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai bagian dari pembinaan generasi muda, pengembangan seni, dan penguatan kolaborasi masyarakat.
Dengan konsistensi dan kolaborasi yang terus dijaga, Kontes Dangdut Karang Taruna berpeluang menjadi agenda tahunan yang dinantikan masyarakat sekaligus salah satu identitas kegiatan kepemudaan di Kabupaten Tanggamus.
Panggung boleh sederhana. Namun, dari panggung itulah bakat, keberanian, dan mimpi generasi muda dapat dimulai.(*)












