
PRINGSEWU-Tim vaksinator Polres Pringsewu, melakukan upaya percepatan vaksinasi Covid-19, dengan menggelar vaksinasi malam hari di Pendopo kabupaten setempat.
Hal itu dilakukan, untuk mempercepat capaian target vaksinasi dosis ketiga atau booster Jelang hari raya Idhul Fitri.
Kabag Ops Kompol Martono menuturkan, selain vaksinasi pada siang hari polisi terus meningkatkan capaian vaksinasi dengan mengadakan vaksinasi pada malam hari.
Hal itu dilakukan, karena pada saat siang hari, sebagian besar masyarakat melaksanakan puasa, sehingga enggan mengikuti vaksinasi.
Padahal, sesuai Fatma majelis ulama indonesia (MUI), vaksin pada siang hari tidak membatalkan puasa.
“Meskipun sudah ada fatwa MUI sebagian besar masyarakat masih enggan vaksin siang hari dengan alasan sedang berpuasa, oleh karena itu kita jemput bola dengan melakukan pelayanan vaksinasi pada malam hari,” ujarnya mewakili Kapolres Pringsewu, AKBP Rio Cahyowidi SIK, Minggu (17/04/2022).
Ia mengatakan, vaksinasi malam hari mendapatkan antusias yang tinggi dari masyarakat, yang ingin mendapatkan vaksin dosis satu, dua dan booster.
“Ratusan orang tercatat memanfaatkan layanan vaksinasi yang dibuka tiap usai salat tarawih,” ujarnya.
Kompol Martono mengatakan, program percepatan vaksinasi yang dilakukan malam hari saat bulan Ramadan, sebagai upaya membantu masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik.
“Tujuan kami, agar masyarakat bisa mendapatkan pelayanan vaksin dengan mudah, sehingga saat bepergian atau mudik Idhul Fitri, akan aman dari penularan Covid-19, dan terbebas saat pemeriksaan petugas di lapangan,” jelasnya.
Martono mengungkapkan, tidak menutup kemungkinan jelang Idhul Fitri, petugas di lapangan akan melakukan penyekatan atau pemeriksaan vaksin bagi pengguna jalan.
Hal itu sesuai surat edaran satgas Covid-19 pusat, bahwa pelaku perjalanan mudik lebaran harus sudah melaksanakan vaksin dosis ketiga atau booster. Sementara yang baru vaksin dosis satu dan dua dengan persyaratan tertentu.
“Selain untuk kesehatan pribadi masyarakat, vaksinasi ini juga sebagai salah satu antisipasi, adanya lonjakan Covid-19 setelah hari raya idul fitri seperti tahun sebelumnya,” tandasnya.(Bal)












