Bupati Tanggamus Buka Wisata Buah Way Tahili di Pajajaran

TANGGAMUS-Bupati Tanggamus, Dewi Handajani membuka Agro Wisata Buah-buahan Way Tahili, di Pekon Pajajaran Kecamatan Kotaagung Barat, Rabu (07/09/2022).

Pembukaan Agro Wisata Buah-buahan Way Tahili tersebut, dihadiri juga oleh Ketua TP-PKK Nila wati Safi’i, Ketua DWP Nurani lubis, Inspektur Ernalia, Kadis Pariwisata Retno Damayanti, Camat Kobar Firdaus, Kakon Pajajaran Suherli, dan Kakon se-Kecamatan Kotaagung Barat.

Bupati Dewi memberikan apresiasi rangkaian kegiatan yang diselenggarakan oleh Pokdarwis, kelompok tani buah, masyarakat dan Pemerintah Pekon Pajajaran pada embukaan Agro Wisata Buah-buahan Way Tahili tersebut.

“Semoga selama disini, para wisatawan dapat menikmati kelezatan buah-buahan asli dari Tanggamu di Pekon Pajaran,” ujarnya.

Dikatakan Dewi, Wisata Buah Way Tahili ini akan dibuka sampai minggu depan, dan kalau dirasa hasilnya memuaskan pada setiap musim buah, kawasan ini akan kembali dibuka.

“Dengan membayar Rp25 ribu, bapak atau ibu bebas sepuasnya makan segala buah yang ada disini,” imbuhnya.

Menurutnya, Tanggamus adalah salah satu kabupaten di Provinsi Lampung yang memiliki potensi sumber daya alam melimpah, serta potensi pariwisata dan budaya beragam. Apabila dikelola dengan baik, maka akan dapat memajukan ekonomi masyarakat.

Dewi menyatakan, sebagai salah satu daerah tujuan wisata di Lampung, Pemkab Tanggamus tidak henti-hentinya melakukan pengembangan, promosi dan inovasi daerah demi meningkatkan kunjungan wisatawan.

Bahkan, lanjutnya, Pemkab Tanggamus juga telah menggelontorkan anggaran melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, serta Dinas Koperindag dan UKM, untuk memajukan pariwisata beserta industri pariwisata yang ada di Kabupaten Tanggamus.

Dewi juga mengingatkan, masyarakat disekitar objek wisata harus memahami konsep sadar wisata yaitu, konsep yang menggambarkan partisipasi dan dukungan masyarakat dalam mendorong terwujudnya iklim yang kondusif pengembangan kepariwisataan, ada berbagai unsur berkembangnya pariwisata yaitu keamanan, kebersihan, ketertiban, kenyamanan, keindahan, keramah-tamahan.

“Objek wisata yang kita miliki ini, sangatlah luar biasa dan mempesona jika mampu menjaga, dan mengembangkan. Karena, industri pariwisata mendukung ekonomi kreatif, dan menjadi tulang punggung perekonomian guna meningkatkan taraf hidup kesejahteraan masyarakat,” tandasnya. (Man)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *