Anggota DPRD Mesuji Temukan Dugaan Pencurian Batu Split

Anggota DPRD Kabupaten Mesuji, Nuryadi Hartopo saat mengecek langsung tumpukan karung berisi batu split, di Desa Sungai Buaya, Kecamatan Rawajitu Utara. (foto: ist)
Anggota DPRD Kabupaten Mesuji, Nuryadi Hartopo saat mengecek langsung tumpukan karung berisi batu split, di Desa Sungai Buaya, Kecamatan Rawajitu Utara. (foto: ist)

MESUJI-Masyarakat Desa Sungai Buaya, Kecamatan Rawajitu Utara Kabupaten Mesuji, mengeluhkan pendangkalan saluran primer, akibat
menumpuknya batu split.

Keluhan tersebut, disampaikan sejumlah masyarakat kepada Nuryadi Hartopo, anggota DPRD Kabupaten Mesuji dari Dapil 2 Kecamatan Rawa Jitu Utara.

“Hasil dari lapangan, memang kita temukan dugaan pencurian batu dengan adanya beberapa karung berisi batu split,” jelas Nuryadi, Selasa (27/09/2022).

Ia menyatakan, kedepan pihaknya akan meminta Pemkab Mesuji untuk segera menyelesaikan permasalahan batu split tersebut. Karena, selain selalu menjadi temuan BPK setiap tahunnya, juga mengakibatkan pendangkalan sungai, akibat batu yang longsor ke aliran primer.

“Jadi memang harus diselesaikan, agar tidak jadi temuan. Selain itu, pendangkalan akibat batu yang longsor juga kita akan minta stekholder terkait untuk melakukan penanganan,” imbuhnya.

Ditempat yang sama, Kepala Desa (Kades) Sungai Buaya, M Alia Muis mengaku khawatir jika permasalah batu split yang ada di desanya tidak segera diselesaikan.

“Saya khawatir, karena kami yang dekat. Sedangkan, saat ini batu sudah banyak yang hilang, dan jangan sampai
kami dirugikan karena primer rusak akibat tumpukan batu. Kami juga tidak mau yang dituduh mencuri batu tersebut,” tandasnya. (Mis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *