MESUJI  

Peringatan HAN ke 42, Bupati Mesuji Berharap  dapat Menurunkan Angka Kekerasan terhadap Anak

MESUJI – Pemkab Mesuji melalui Dinas Pemberdayaan, Perlindungan, Perempuan dan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB memperingati Hari Anak Nasional (HAN) ke-42,  di pusatkan di Balai Desa Berasan Makmur, Kecamatan Tanjung Raya, jumat (17/07/2026).

Adapun rangkaian kegiatan yang digelar oleh Dinas P3AP2KB itu adalah, Deklarasi Satuan Pendidikan Ramah Anak, Puskesmas Ramah Anak, Pusat Informasi Sahabat Anak, dengan tema ‘Sayangi Anak, Lindungi, dan Bangun Masa Depan’.

Tema itu merupakan komitmen Pemkab Mesuji  dalam meningkatkan predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) dari pratama menjadi Nindya atau bahkan bisa ebih dari itu.

Kepala dinas P3AP2KB Kabupaten Mesuji  Ismail Fatoni M.Kes, Deklarasi SRA (Satuan Pendidikan) Ramah Anak sebagai salah satu indikator dalam pemenuhan standarisasi SRA oleh kementrian PPPA.

Selain itu Pelantikan Forum Anak Daerah (FAD) dan Duta GenRe, Mengukuhkan agen perubahan (agent of change) dan wadah partisipasi anak dalam pembangunan, guna menekan angka pernikahan dini, anak putus sekolah dan pencegahan kekerasan terhadap anak.

Memperkuat komitmen gugus tugas KLA Kabupaten Mesuji dalam mewujudkan Kabupaten Layak Anak.

” Dalam rangkaian hari anak nasional melalui Kids Take Over, memberikan ruang partisipasi bagi anak termasuk anak dengan keterbatasan (disabilitas). Partisipasi aktif dalam peringatan HAN ke-42 ini sebagai wujud kepedulian anak di Kabupaten Mesuji melalui Forum anak Daerah dan forum genre,”jelasnya.

Dikatakannya Kegiatan yang diikuti oleh Tim Gugus Tugas KLA Kabupaten Mesuji, Perwakilan Satuan Pendidikan yang di usulkan di standarisasi kementrian PPPA, SMPN 1 Mesuji, SMPN 2 Mesuji dan SMPN 10 Mesuji. Selain itu,  SDIT Tunas Harapan dan SDN 8 Simpang Pematang, TK Surya Bakti.

” Perwakilan Puskesmas yang akan di usulkan standarisasi kementrian PPPA, Puskesmas Wirabangun, Puskesmas Simpang Pematang, Puskesmas Sidomulyo, Perwakilan PISA (Pusat Informasi Sahabat Anak) yang akan di usulkan standarisasi kementrian PPPA, serta Forum Anak Daerah (FAD) dan Forum Genre,”ungkapnya.

Ditempat yang sama, Bupati Mesuji, Hj. Elfianah. SE., berharap melalui deklarasi dan pengukuhan ini, Kabupaten Mesuji dapat secara nyata menurunkan angka kekerasan terhadap anak, menekan angka stunting melalui program remaja sehat, mencegah perkawinan usia anak, serta meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM).

“Kami menitipkan harapan besar kepada anak-anakku yang dikukuhkan hari ini untuk menjadi pelopor dan pelapor (2P) kebaikan di tengah masyarakat, “Kata Elfianah usai menyaksikan Deklarasi serta Mengukuhkan Forum Anak Daerah dan Duta GenRe Kabupaten Mesuji Tahun 2026.

Kegiatan itu dihadiri Bupati Mesuji Hj. Elfiana, SE., Ketua DPRD Mesuji M. Jody Saputra, SE., Sekretaris Daerah Budiman Jaya, S.STP.,M.IP., Staf Ahli Bupati Bidang SDM, Kesejahteraan Rakyat dan Kemasyarakatan, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala perangkat daerah se-Kabupaten Mesuji, Sekretaris Dinas P3A Provinsi Lampung, para Camat dan Kepala Desa.(Mis)