Pesta Sekura Lambar akan Digelar di 24 Titik

LAMPUNG BARAT – Berdasarkan data Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Lampung Barat, hingga Minggu (09/04/2023), sudah ada sebanyak 23 Pekon di bumi beguai jejama sai betik tersebut mengumumkan akan menggelar pesta Sekura pada lebaran hari raya idul Fitri 1444 hijriah mendatang.

Gelaran pesta Sekura sendiri dijadwalkan mulai 1 Syawal hingga 6 Syawal atau selama enam hari, diawali 1 Syawal di Pekon Muara Jaya II Kecamatan Kebun Tebu Pemangku Kotaraja Sebarus Kecamatan Balik Bukit.

Kemudian, 2 Syawal di Pekon Kenali Kecamatan Belalau, Pekon Way Mengaku dan Pekon Padang Dalom Kecamatan Balik Bukit, Pekon Sukabumi Kecamatan Batu Brak, dan  kembali digelar di Pekon Muara Jaya II Kecamatan Kebun Tebu.

3 Syawal digelar di Pekon Kota Besi dan Pekon Kembahang Kecamatan Batu Brak, Pekon Way Empulau Ulu dan Pekon Bahway Kecamatan Balik Bukit, serta Pekon Hujung Kecamatan Belalau. 4 Syawal di Pekon Bedudu Kecamatan Belalau, Pekon Balak, Pekon Kerang, dan  Pekon Negeri Ratu Kecamatan Batu Brak dan Pekon Sukarami Kecamatan Balik Bukit, dan Pekon Gunung Sugih, Kecamatan Balik Bukit.

Lalu 5 Syawal di Pekon Kegeringan Kecamatan Batu Brak dan Pekon Bakhu Kecamatan  Batu Ketulis serta Kurungan Aji  Pekon Sukarami Kecamatan Balik Bukit, dan berakhir 6 Syawal  di Pekon Canggu Kecamatan Batu Brak serta Pekon Watas Kecamatan Balik Bukit.

Kabid Pemasaran Pariwisata pada Disporapar Lambar Endang Guntoro mengungkapkan, jumlah lokasi penyelenggaraan pesta Sekura tersebut masih memungkinkan bertambah.

” Itu 23 tempat merupakan data sementara, masih memungkinkan bertambah,” ungkap Endang Guntoro mewakili Kepala Disporapar Lambar Dahlin, Minggu (9/4/2023).

Dikatakannya, pesta budaya sekura merupakan sebuah atraksi kebudayaan yang sudah berkembang sejak zaman nenek moyang  di Lambar dan sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kebudayaan Lampung Barat, dikenal hingga mancanegara bahkan sekura juga menjadi salah satu kebudayaan yang ditampilkan pada Karisma Event Nusantara (KEN).

Pihaknya akan menerbitkan surat himbauan kepada Camat hingga Peratin di wilayah masing-masing untuk menjaga ketertiban umum pada pelaksanaan pesta budaya sekura yang akan di gelar di Pekon masing-masing agar terciptanya kondusifitas.

“Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi adanya hal-hal yang tidak diinginkan seperti timbulnya kemacetan, lalu hal lain yang berpotensi mengganggu ketertiban umum agar pelaksanaan pesta budaya sekura bisa berjalan sesuai yang kita harapkan,” ungkapnya.

Sebab, kata dia, pelaksanaan pesta budaya sekura setahun yang lalu sempat menimbulkan keluhan dari para wisatawan pendatang dari luar daerah karena beberapa faktor, diantaranya kemacetan yang ditimbulkan hingga ulah oknum yang tidak bertanggung jawab.

Ia pun menghimbau kepada seluruh peserta pesta budaya sekura agar tetap tertib dan menjaga etika pada pelaksanaan agar tidak menghilangkan Identitas budaya dan nilai gotong royong serta kekeluargaan yang ada di dalamnya untuk menjaga nama baik kebudayaan Lampung Barat. (Hendri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *