MESUJI-Dalam beberapa tahun terakhir, masih banyak warga Mesuji yang belum memiliki jamban sehat. Artinya, masih banyak warga yang buang air besar (BAB) sembarangan.
Data dari Dinas Kesehatan sebanyak 18 Desa di Kabupaten yang Berjuluk Bumi Ragab Begawe Caram ini belum Open Defecation Free (ODF) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan (Stop BABS).
Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mesuji Kusnandar, belum lama ini.
“Berdasarkan data Keluarga yang menggunakan jamban tidak sehat (Cemplung) masih ada 3.809,” ujarnya.
Selain itu dia mengaku sudah melakukan advokasi lintas sektor lintas program. Sudah ada dana aspirasi ke beberapa Desa.
Namun belum mampu mengcover untuk bisa menyehatkan seluruh jamban yang belum sehat.
“Ada juga Desa yang sudah menganggarkan bantuan stimulan jamban. Tetapi memang belum bisa mencakup karena keterbatasan anggaran dan masih banyaknya jumlah jamban yang belum sehat,” imbuhnya
Dia mengaku pihaknya telah melakukan sosialisasi mengenai penggunaan WC sehat kepada masyarakat.
“Dan sosialisasi untuk mengurangi perilaku BABS ini telah dilakukan tenaga kesehatan yang ada di Puskesmas – Puskesmas di Kabupaten Mesuji,” imbuhnya.
Hal senada juga diungkapkan oleh Kepala Bidang Bina Kesehatan Masyarakat (Binkesmas) Dinas Kesehatan Kabupaten Mesuji Mulyadi.
Menurutnya jika pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat melalui puskesmas untuk tidak BAB sembarangan
.”Kita berharap, warga kian memahami akan pentingnya jamban sehat,”pungkasnya. (Mis)












