MESUJI–Petani karet yang ada di Kabupaten Mesujj bisa tersenyum pasalnya harga getah karet mulai membaik dibandingkan tahun-tahin sebelumnya yang selalu berada dibawah harga sepuluh ribu rupiah.
Diketahui, masyarakat Kabupaten Mesuji didominasi petani karet, sawit dan padi. Jika harga getah karet tetap bisa bertahan atau bahkan bisa naik lebih tinggi itu yang selalu diharapkan oleh para petani tanaman keras ini.Sedangkan untuk para petani padi tersebar di tiga wilayah kecamatan Mesuji,Mesuji Timur dan Kecamatan Rawajitu Utara (RjU)
Berdasarkan data Harga Komoditas Utama Hasil pertanian dari Ekonomi Pembangunan (Ekbang) Sekretariat daerah (Setda) Pemkab Mesuji harga karet mencapai Rp.14.940/kg yang dibeli oleh PT Silva Inhutani Lampung.
Namun menurut Istadi (48) salah satu petani karet dari desa Mukti jaya kecamatan Tanjungraya bahwa dia terakhir menjual getah karet dengan harga Rp.11.200.00/kG dan itu menurutnya sudah lumayan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya dibawah harga Rp.10.000.00/KG.
“Bagi saya ini sudah baik karena sebelumnya harga getah karet selalu dibawah sepuluh ribu dan kita berharap harga ini bisa terus naik biar petani seperti kami bisa memperbaiki ekonomi dan bisa sejahtera terlebih jika memiliki anak yang sedang sekolah,” jelasnya saat ditemui dikebun miliknya, Rabu (20/11/2024)
Dikatakannya bahwa yang terpenting harga getah karet tidak dibawah 10 ribu artinya harus diatas 10 ribu.”Itu harapan kita jangan dibawah 10 ribu,”harapnya.
Kepala Bagian (Kabag) Ekbang Pemkab Mesuji Yudi Oktaviansyah menjelaskan untuk harga Komoditas utama lainnya dari para petani yang ada di Kabupaten Mesuji berdasarkan data Ekbang Per 18 Nopember 2024 hanya harga gabah kering yang mengalami kenaikan.
“Harga gabah kering yang naik berdasarkan data per 18 Nppember 2024 yaitu Rp.6.800/KG,sedangkan harga sawit berkisar dari harga Rp.2.580-Rp.2.730.00/KG,” urainya.
Sedangkan untuk harga Komoditas Singkong kata Yudi bervariasi dari satu Pabrik dan pabrik yang lain dan berkisar dari harga Rp.1.100.00 – Rp.1.400.00/KG.
“Memang ini yang jadi keresahan para petani singkong mungkin bukan hanya para petani singkong yang ada di Mesuji tapi para petani lainnya yang ada diluar Mesuji karena harga singkong terbilang rendah.Semoga harga singkong bisa naik kembali,” pungkasnya.(Mis)












