MESUJI  

Usai Viral Yurdansyah Klarifikasi dan Menyampaikan Permohonan Maaf Kepada Bupati Mesuji

MESUJI–Terkait Vidio Viral di Media sosial (Medsos) dari warga desa Sidang Makmur Kecamatan Rawajitu Utara (Rju) Kabupaten Mesuji yang marah-marah tidak terima mobil Truk muatan pakan udang disetop oleh pihak Kecamatan dan tenaga Lapangan dinas PU akhirnya menyampaikan permohonan maaf secara terbuka

“Saya Yurdansyah dan Juhardi atas nama pribadi kami menyampaikan permohonan Maaf atas Vidio viral yang beredar di Media Sosial yang sudah membawa nama Bupati Mesuji.Sekali lagi kami menyampaikan permohan maaf kepada Bupati Mesuji dan Dinas Pu ,” ungkap Yurdansyah dan Juhardi di Kecamatan Rju dalam Vidio yang dibuat Sabtu (09/05/2026).

Sebelumnya pada jumat 8 Mei 2026 Dalam Vidio itu terlihat salah satu pegawai lapangan dari dinas PU Mesuji atas nama Trimo dimarah-marah oleh Yurdansyah yang mengaku kenal dengan Bupati Mesuji.Dalam Vidio itu terlihat Trimo tidak terpancing emosi dan menanggapi Yurdansyah dengan santai.

“‘Apa ini perlu saya viralkan biar seluruh masyrakat Rawajitu Utara tau bilang ya dengan Bupati sampean kenal enggak dengan Yurdanayah,bilang ya ,”ucap Yurdansyah dalam vidio yang beredar.

Usai marah-marah Yurdansyah menyuruh mobil-mibil yang membawa pakan udang yang distop agar melanjutkan perjalanan dengan jaminan dia yang bertanggung jawab.”Lewat,lewat urusan saya,”suruhnya kepada supir truk.

Atas kejadian itu Putrawan SH selaku Pelaksana tugas (Plt) Kepala dinas PU Mesuji tidak terima karena pegawainya dimarah-marah menurutnya Trimo adalah pegawainya artinya badan nya terlebih meyebut nama Bupati Mesujj.Sebab pegawainya menjalankan tugas dan pekerjaanya sesuai perintah Pimpinan.

Putrawan bersama Camat Rju mengklarifikasi permasalahan tersebut ke pada yang bersangkutan yaitu Yurdansyah dan Juhardi serta menghadirkan kepala desa Sidang Makmur dan Panggung jaya serta perwakilan dari pihak Polres Mesuji dan Kodim 0426/ Tulang bawang .

Dalam pertemuan yang dipimpin camat Rju Yurdansyah mengaku sudah izin lewat dengan Kades Bandar Anom dan Panggung jaya.Sementara itu Atek Rukmana selaku Kades panggung jaya dihadapan camat dan Kadis PU menyampaikan bahwa benar Yurdansyah sudah menemuinya.

“Ya benar Pak Yurdan sudah menemui saya dan minta izin lewat tapi saya sampaikan itu bukan kewenangamnya artinya tidak melarang dan tidak mengiyakan permintaan dari pak Yurdansyah,”ungkapnya.

Setelah semua memberikan penjelasan dan akhirnya dinas Pu dan Pihak Yurdansyah bisa saling menerima dengan syarat mobil truk pembawa pakan ternak untuk dibawa ke Wahyumi Mandira (WM) tidak diperbolehkan lewat sampai ada kesepakatan bersama dengan pihak terkait.

Selain itu Putrawan juga meminta agar Yurdansyah membuat klarifikasi dan permohonan maaf secara terbuka atas Vidio yang sudah viral dan pernyataannya dimuat di Media.

“Kami akan terima pak yang penting pak Yurdan klarifikasi dan buat pernyataan secara terbuka dan dimuat di Media,”tegas Putrawan.

Pada kesempatan yang sama Yurdansyah dan Juhardi bersedia untuk membuat klarifikasi dan permohonan maaf secara terbuka dan dimuat di Media atas kejadian yang terjasi pada jumat 8 Mei 2026.

Sebelumnya penyetopan jalan dialukan oleh pihak kecamatan dan dinas PU mengingat jalan kabupaten yang ada diwilayah setempat saat ini sebagian mengalami kerusakan ditambah curah hujan tinggi dan untuk mengantisipasi kerusakan lebih parah mobil dari luar dengan muatan melebihi kapasitas di stop dan dilarang melintas di jalan tersebut untuk sementara.(Mis)