Paripurna Hari Jadi ke-34, Parosil: Bersama Bangun Lampung Barat yang Lebih Maju, Sejahtera, dan Berdaya Saing

LAMPUNG BARAT – Bupati Lampung Barat, Hi. Parosil Mabsus menghadiri Sidang Paripurna Istimewa DPRD dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-34 Kabupaten Lampung Barat tahun 2025. Sidang berlangsung di Gedung Maghgasana, Selasa (23/09), dipimpin langsung Ketua DPRD Lampung Barat, Edi Novial.

Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Lampung Ganjar Jationo, jajaran Forkopimda, para sai batin Paksi Pak Sekala Bekhak dan Marga Liwa, Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala Perangkat Daerah, Camat, Lurah hingga instansi vertikal.

Dalam sambutannya, Parosil Mabsus menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat atas kontribusinya dalam pembangunan daerah. Ia mengajak momentum hari jadi dijadikan sebagai refleksi untuk terus berkarya, berinovasi, dan bekerja keras demi terwujudnya Lampung Barat yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing.

“Dengan menjadikan nilai-nilai budaya sebagai landasan utama, setiap pembangunan akan lebih relevan, inklusif, dan berkesinambungan. Pemerintah daerah harus hadir untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh,” tegas Parosil.

Tahun ini peringatan Hari Ulang Tahun ke-34 mengusung tema “Bebudaya Menuju Lampung Barat Setia”. Menurut Parosil, filosofi tersebut mengajak seluruh masyarakat untuk melestarikan budaya, kearifan lokal, tradisi, serta nilai-nilai luhur guna membentuk masyarakat yang peduli, berintegritas, sekaligus mendorong pengembangan daerah secara berkelanjutan.

Bupati menegaskan, semangat dan komitmen pemerintah daerah tidak akan pernah surut meski kondisi dan tantangan terus berubah. Hal itu sejalan dengan visi pembangunan jangka menengah Kabupaten Lampung Barat 2025–2029, yaitu “Lampung Barat Hebat dan Setia Menuju Indonesia Emas 2045”.

Visi tersebut, lanjut Parosil, selaras dengan arah pembangunan nasional “Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045” dan visi pembangunan Provinsi Lampung “Bersama Lampung Menuju Indonesia Emas”.

“Visi dan misi bukan sekadar pernyataan tertulis, tetapi panduan untuk memotivasi, meningkatkan kinerja, dan menciptakan pemahaman bersama demi kesuksesan pembangunan berkelanjutan,” pungkasnya.(Frenk)