LAMPUNG BARAT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Barat bersama Komando Distrik Militer (Kodim) 0422/LB menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh pelaksanaan program nasional Koperasi Merah Putih yang digagas oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Dukungan tersebut disampaikan Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, bersama Dandim 0422/LB Letkol Inf Rizky Kurniawan, saat melakukan pertemuan di rumah dinas bupati, Pekon Kubu Perahu, Kecamatan Balik Bukit, Selasa (4/11/2025).
Dalam kesempatan itu, Bupati Parosil menjelaskan bahwa di Lampung Barat saat ini telah terbentuk 135 Koperasi Merah Putih yang sudah berbadan hukum, namun baru satu yang telah beroperasi, yakni di Pekon Trimulyo, Kecamatan Gedung Surian.
“Dari 135 Koperasi Merah Putih di Lampung Barat, baru satu yang beroperasi, yaitu di Pekon Trimulyo. Sementara yang lainnya masih terkendala dan belum dapat berjalan,” terang Parosil.
Menanggapi hal tersebut, Dandim 0422/LB Letkol Inf Rizky Kurniawan menegaskan bahwa jajaran TNI akan melakukan pendampingan dan monitoring agar pelaksanaan program Koperasi Merah Putih di tingkat desa berjalan optimal.
“TNI telah mendapat instruksi untuk mendukung pembangunan 80 ribu Koperasi Desa Merah Putih di seluruh Indonesia. Dukungan ini mencakup bantuan fisik dalam pembangunan gerai dan gudang koperasi, dengan target penyelesaian pada awal tahun 2026. Tujuannya untuk memperkuat ekonomi kerakyatan di tingkat pekon dan kelurahan,” ungkap Rizky.
Ia menambahkan, pelaksanaan program di Lampung Barat saat ini masih terkendala pada penyediaan lahan. Oleh karena itu, pihaknya berharap dukungan dari pemerintah daerah untuk menjembatani koordinasi dengan kecamatan maupun pekon terkait ketersediaan lokasi pembangunan.
“Kami membutuhkan lahan sekitar 600 hingga 1.000 meter persegi untuk setiap gedung. Mohon bantuan Pemda agar dapat menjembatani dengan pihak kecamatan dan pekon, siapa tahu ada lahan yang bisa digunakan,” ujarnya.
Rizky juga menjelaskan bahwa meskipun pembangunan fisik gedung Koperasi Merah Putih dilakukan oleh TNI, nantinya aset tersebut akan dikelola oleh pihak pekon.
“Rencananya untuk Lampung Barat akan dibangun enam gedung Koperasi Merah Putih. Satu di antaranya sudah mulai berjalan, dan ke depan kita masih membutuhkan lima lokasi lagi,” jelasnya.
Sementara itu, Bupati Parosil menyambut baik dukungan tersebut dan menegaskan bahwa Pemkab Lampung Barat siap berkolaborasi dengan semua pihak demi suksesnya pelaksanaan program strategis nasional itu.
“Terkait lahan, kami akan pelajari terlebih dahulu. Kami ingin lokasi Koperasi Merah Putih berada di tempat yang strategis, seperti di pinggir jalan, agar keberadaannya benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” kata Parosil.
Ia berharap melalui sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat, keberadaan Koperasi Merah Putih dapat menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan di Kabupaten Lampung Barat.
“Program ini diharapkan mampu memperkuat ekonomi pekon dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Koperasi Merah Putih merupakan langkah strategis dalam membangun kemandirian ekonomi desa,” pungkasnya. (Frenk)












